Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

FBIM Sebagai Sarana Merawat dan Melestarikan Budaya Lokal

Redaksi 29-05-2023, 11:58 WIB 1 menit baca
Pelaksanaan Karnaval Budaya pada pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2023 di Palangka Raya. (FOTO:ISTIMEWA)
Pelaksanaan Karnaval Budaya pada pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2023 di Palangka Raya. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Norhaini, mengatakan, even Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) setidaknya memperlihatkan beragamnya  atraksi adat, budaya dan tradisi suku Dayak oleh setiap perwakilan peserta dari kabupaten/kota se Kalteng.

"Even Tahunan ini tentu saja sebagai ajang pelestarian adat, budaya dan tradisi serta kearifan lokal suku Dayak," ungkapnya, Minggu (28/05/2023) di Palangka Raya.

Srikandi DPRD Kota Palangka Raya dari Fraksi Golkar ini mengungkapkan, melalui penyelenggaran FBIM tersebut, setidaknya menjadi cara bersama semua elemen masyarakat untuk menyatukan tekad yang kuat dalam mempertahankan serta melestarikan budaya lokal.

"Saya melihat dari tahun ke tahun penyelenggaraan FBIM semakin meningkat, baik dari jumlah kegiatan atau lomba, maupun masyarakat yang datang untuk menyaksikan. Semoga saja festival budaya ini dapat pula meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun  wisatawan mancanegara," harapnya.

Disatu sisi even FBIM selain sebagai salah satu langkah strategis dalam pelestarian seni budaya dan kearifan lokal khas Dayak, maka menjadi salah satu sarana strategis pula dalam mempromosi kepariwisataan di Kalteng dan khususnya di Kota Palangka Raya.

Norhaini juga berpesan dan mengajak masyarakat Palangka Raya, agar jangan berhenti merawat, menjaga dan memelihara adat istiadat, tradisi serta budaya kearifan lokal yang ada di Kota Palangka Raya, serta dapat terus dilestarikan sehingga dapat diwariskan kepada setiap generasi. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard