Dewan Ajak Bersama-Sama Optimalkan Pencegahan Karhutla
SB, PALANGKA RAYA - Cuaca panas yang melanda Kota Palangka Raya pada akhir-akhir ini menyebabkan banyaknya lokasi titk panas atau hotspot dibeberapa wilayah kota palangka raya.
Adanya cuaca yang panas dan memang memasuki musim kemarau, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya bersama pihak terkait lainnya, hampir berturut-turut setiap harinya menangani kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kalangan anggota DPRD Palangka Raya meminta pihak terkait untuk lebih optimal dalam melakukan langkah penanggulangan agar tidak terjadi bencana karhutla, seperti yang terjadi pada 2015 silam.
“Setiap musim kemarau selalu diwarnai peristiwa karhutla. Tentu ini harus menjadi perhatian, tidak hanya pemerintah daerah melalui perangkatnya, tetapi juga masyarakat untuk pro aktif mencegah terjadinya bencana. karhutla,” tutur Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya M Hasan Busyairi, Selasa (30/05/2023).
Sebelumnya pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait dalam upaya bersama pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kota Palangka Raya.
Seperti dengan BPBD untuk terus mengoptimalkan patroli pemantauan dan pengawasan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Termasuk melakukan sosialisasi dan edukasi waspada karhutla, maupun penegakkan hukum bagi mereka yang sengaja melakukan pembakaran lahan.
“Intinya, kita tidak berharap bencana karhutla terjadi. Karena akan banyak berdampak, baik pada perekonomian dan yang terparah adalah dampak bagi kesehatan. Seperti terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagi masyarakat,” tukas Hasan.
Sementara itu, dari sudut pandang masyarakat atau pemangku kepentingan, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat, diharap berperan aktif turut memberikan edukasi dan sosialisasi terkait kewaspadaan dini serta dampak buruk karhutla. (mda/ok)