Usai Tinjau Pasar Besar, Mendag RI Sebut Kenaikan Harga Ayam Ras Sebatas Wajar
SB, PALANGKA RAYA – Usai meninjau Bazar Night Market pada Jumat (02/06/2023) malam di halaman Kampus Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), pada Sabtu (03/06/2023) Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia (RI) Zulkifli Hasan beserta rombongan yang didampingi Staf Ahli Leonard S Ampung, Sekda Kalteng Nuryakin, Walikota Palangka Raya Fairid Naparin dan lainnya meninjau langsung Pasar Besar Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Dalam peninjaunnya ini, Mendag RI Zulkifli Hasan mengatakan, barang yang dijual oleh penjual cukup banyak dan beragam, demikan pula dengan harga-harganya.
“Seperti yang teman-teman media ketahui tadi, saat kita meninjau dari sekian banyak barang-barang yang dijual oleh pedagang hanya satu yang harganya naik yaitu ayam ras,” ucapnya, usai meninjau langsung di Pasar Besar Palangka Raya.
Ayam ras atau ayam pedaging itu lanjutnya, masih dirasa wajar saja karena dalam beberapa bulan yang lalu para peternak ayam sudah banyak mengalami kerugian yang cukup besar.
“Ya, gak apa-apalah harga ayam ras naik, jika selama ini harga ayam ras berada di Rp 32 ribu, kini harga ayam ras berada di Rp 49 ribu,” katanya.
Untuk saat ini sambung Zulkifli, harga ayam ras memang naik, namun dalam satu bulan ini pihaknya akan berupaya agar harga ayam ras di Kalteng bisa normal kembali seperti sedia kala.
Saat ditanya awak media apa yang menjadi penyebab naiknya harga ayam ras di Kalteng, Zulkifli menyebut, karena faktor setelah liburan panjang setelah Idul Fitri beberapa waktu lalu.
“Selain itu juga naiknya harga ayam ras bisa jadi karena faktor dari pengirimannya, pakan ternak atau juga karena bisa ganti distributornya, ini semua nanti akan kita lihat sampai sejauh mana,” ungkap Mendag RI.
Dia menambahkan, jika dibandingka dengan pulau jawa harga ayam ras di Kalteng masih tinggi, sedangkan di jawa saat ini masih berada di bawah Rp 40 ribu.
Saat meninjau itu pihaknya masih melihat harga-harga normal seperti telur dengan harga Rp 30 ribu per kilogramnya, bawang merah berkisar Rp 40 sampai 45 ribu perkilogram, lalu cabe merah berkisar antara Rp 40 sampai 45 ribu perkilogramnya, yang semuanya masih dinilai harga normal. (mda/ok)