Para Milenial Harus Lestarikan Budaya Kalteng Agar Tak Punah
SB, PALANGKA RAYA – Agar budaya Kalimantan Tengah (Kalteng) tak punah dan terus berkelajutan maka harus ada regenarasi, sehingga kebudayaan Kalteng tetap ada. Hal ini disampaikan anggota DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo.
“Peran dari orang tua dan para pendidik juga sangat diperlukan, karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan memberikan pengetahuan kepada mereka (generasi penerus-red),” katanya, Rabu (14/06/2023).
Adanya beberapa kegiatan sambung Sigit, yang digelar di Kalimantan tengah seperti Kalteng Expo 2023, Festival Palangka 2023, bisa memberikan pelajaran kepada Generasi Muda yang di Kalteng terutama di Kota Palangka Raya agar mereka mencintai budaya Kalteng.
“Nah ini merupakan tugas generasi muda untuk mempertahankan kebudayaan Kalteng, jangan sampai hilang begitu saja karena tak ada kaum muda yang mempertahankannya,” ungkap Sigit.
Dia menambahkan, para kaum muda bisa mempertahankan kebudayaan dengan cara menerapkannya dengan belajar berlatih menari ataupun juga dengan mempertahankan kebiasaan yang diterapakan para pendahulu seperti dengan jukung tradisional, mangaruhi, manyipet dan lainya.
“Dengan adanya belajar menari tarian khas Dayak ataupun juga mempertahankan gaya hidup seperti pendahulu kita, hal itu akan dapat melestarikan kebudayaan lokal atau juga dengan cara berpartisipasi mengikuti perlombaan tradisional,” tuturnya.
Sigit menjelaskan, seni budaya, adat istiadat serta kearifan lokal masyarakat Dayak sangat kaya ragamnya, sehingga harus dijaga secara turun temurun dan menjadi tugas penting kaum muda untuk mempertahankannya.
“Jaman boleh saja berubah, tetapi kebudayaan kita harus terus kita pertahankan, karena hal itu merupakan warisan tak benda, jangan sampai adat kebudayaan Kita hilang begitu saja,” ungkapnya.
Sigit menambahkan, Banyaknya Peninggalan dari pendahulu haruslah para Kaum milenial agar dapat mempertahankannya, karena jika lalai maka adat dan kebudayaan Kalteng khas Dayak akan hilang begitu saja. (mda/ok)