Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

CFD, Selain Tempat Bersantai Sekaligus Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan

Redaksi 26-06-2023, 01:22 WIB 1 menit baca
Kegiatan Car Free Day yang rutin digelar setiap Minggu pagi, di kawasan Jalan Yos Sudarso Palangka Raya. (FOTO:ISTIMEWA)
Kegiatan Car Free Day yang rutin digelar setiap Minggu pagi, di kawasan Jalan Yos Sudarso Palangka Raya. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Setiap Minggu pagi di kawasan Jalan Yos Sudarso Palangka Raya, selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat, pada hari itu banyak masyarakat memanfaatkannya untuk berolahraga, bahkan ada juga masyarakat hanya sekedar bersantai bersama keluarga.

Kegiatan yang biasa disebut dengan Car Free Day (CFD) itu selain untuk ajang olahraga ringan seperti bersepeda, jogging, bahkan ada juga yang sekedar berjalan kaki itu banyak diminati oleh warga setempat dari anak-anak hingga dewasa.

Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita mengatakan, kegiatan CFD diharapkan, tidak hanya menjadi ajang berolahraga santai, namun juga dapat mengangkat ekonomi masyarakat.

"Kegiatan car free day atau hari bebas kendaraan bermotor ini, sangat membantu perekonomian para pedagang. Terutama mereka yang berjualan makanan dan minuman, pakaian, kerajinan tangan dan lain sebagainya,"katanya, Minggu, (25/06/2023) di Palangka Raya.

Lebih lanjut srikandi DPRD Palangka Raya dari Partai Perindo ini mengatakan, kegiatan car free day yang dilaksanakan sejauh ini, tentu harus bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha kecil atau UMKM, mengingat ratusan masyarakat selalu memadati area CFD tersebut.

Terlebih kegiatan car free day itu sendiri menjadi salah satu wadah yang mampu mengembalikan ekonomi kerakyatan untuk terus menggeliat. Hal itu terbukti dengan semakin banyaknya pelapak usaha kecil atau UMKM yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan mingguan tersebut.

"Tentu car free day ini bisa mengembalikan ekonomi kerakyatan. Terlihat dari banyaknya warga yang mampir di pelapak makanan dan minuman maupun bentuk usaha lainnya, yang dijajakan pelaku usaha kecil," ujarnya menambahkan.

Terlepas dari itu, tambah Ruselita, dirinya juga mengingatkan para pedagang maupun pelaku UMKM dan juga masyarakat, untuk tetap menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya, agar Kota Palangka Raya tetap Cantik sesuai dengan mottonya. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard