seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kejati Kalsel Gelar Safari Dakwah dan Tali Asih

by Redaksi - Tanggal 17-07-2023,   jam 01:44:17
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Dr. Mukri dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Selatan Ny. Dian Noviati Mukri, ketika penyerahan Tali Asih, Senin (17/7/2023). (FOTO:PENKUM KEJATI KALSEL) Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Dr. Mukri dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Selatan Ny. Dian Noviati Mukri, ketika penyerahan Tali Asih, Senin (17/7/2023). (FOTO:PENKUM KEJATI KALSEL)

SB, BANJARMASIN - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) menggelar Safari Dakwah, dan Tali Asih bersama Lazis Assalam Fill ‘Alamin kepada Marbot Masjid dan Guru Mengaji pada Senin (17/7/2023).

Kegiatan dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Dr. Mukri, SH., MH., dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Selatan Ny Dian Noviati Mukri, serta Pejabat Utama Kejati Kalsel.

Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, dan Hari Ulang Tahun XXIII Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Tahun 2023.

Safari Dakwah dari Ustadz H. Iriyan Noor dari Majelis Ta'lim Guru Merah di gelar di Aula Anjung Papadaan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Dalam ceramah yang disampaikan, Ustadz H. Iriyan Noor menyampaikan bahwa sebagai umat islam utamakanlah kehidupan nanti, yaitu kehidupan akhirat bukan kehidupan atau urusan di dunia.

"Sebab pada akhirnya tujuan akhir kita yaitu di akhirat, dan oleh karena itu maka kita perlu berbuat baik dan banyak beribadah kepada Allah, sehingga pada saat kita dapat dipertanggungjawabkan di akhirat kita bisa menjawabnya," ucapnya dalam ceramah.

Kegiatan berikutnya, yaitu Tali Asih bersama Lazis Assalam Fill ‘Alamin kepada Marbot Masjid dan Guru Mengaji yang juga dilaksanakan di Aula Anjung Papadaan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Dr. Mukri SH., MH., menyampaikan bahwa pelaksanaan Tali Asih ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke 63 dan Hut Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke XXIII, dan sebagai bagian dari bakti sosial yang diselenggarakan, oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

"Pilihan bakti sosial berupa Tali Asih kepada Marbot Masjid ini sebagai bentuk langkah konkrit dari sumbangsih, kepedulian atau rasa kemanusiaan, rasa cinta kasih, rasa saling menolong terhadap sesama yang membutuhkan khususnya kepada Para Marbot," jelas Mukri.

"Sebagai sosok yang tangguh bekerja di tengah masyarakat secara ikhlas dan berjasa dalam menjaga fasilitas umum masjid, termasuk melayani peribadatan setiap hari dan kapan pun dibutuhkan," lanjut Kajati.

Kata Kajati, tak hanya sebagai pengingat shalat, marbot juga merupakan ruh dari sebuah rumah ibadah. Marbot merupakan salah satu pekerjaan dengan tanggung jawab yang besar sebab menyangkut kemaslahatan umat muslim.

Demikian juga kegiatan Tali Asih ini ditujukan kepada guru - guru mengaji, peran guru mengaji di tengah masyarakat, di kampung kampung sangatlah mulia, yaitu mengayomi, mengajarkan, mendidik, membina dan membimbing generasi muda agar menjadi shaleh sholehah dan mulia (akram).

Sebagai sosok yang dituntut dapat memberikan contoh yang baik/ uswatun khasanah baik kepada santri dan kepada masyarakat, tanggung jawab Guru mengaji sangatlah besar dalam membentuk masyarakat berakhlak mulia, rajin beribadah terutama ibadah mahdloh dan juga mengajarkan metode-metode belajar mengaji.

"Mohon doanya kepada Kami mohon kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir pada acara ini, untuk mendoakan kejaksaan agar bisa menegakkan hukum lebih baik,menjadi harmonis dan bertaqwa selalu melakukan kegiatan yang mulia," tandasnya. (adm)