Pengembangan UMKM Salah Satu Mewujudkan Visi dan Misi Pemkab Gumas
SB, KUALA KURUN – Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Guanhin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunun Mas (Gumas), sangat berkomitmen mewujudkan visi pembangunan tahun, yaitu Kabupaten Gumas bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri.
Untuk itu sangat diperlukan pengembanga Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Berbasis Ekonomi Kreatif. Maka dari itu terlebih dahulu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan dan sosialisasi.
“UMKM itu mempunyai peranan strategis dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja dan membantu pembangunan daerah. Karena UMKM searang memiliki peran penting dalam sektor formal, tetapi juga sebagai motor pertumbuhan aktivitas ekonomi,” terang Guanhin, belum lama ini.
Sekarang ini UMKM sangat diminati, bukan hanya dalam negeri tetapi juga dari luar negeri, sehingga sangat tepat untuk dikembangkan. Apalagi UMKM yang kreatif juga dapat memberikan citra positif tentang ciri khas suatu daerah.
Saat ini, lanjut dia, industri kreatif sudah mulai dilirik sebagai alternatif penggerak ekonomi, meliputi 17 subsektor yaitu pengembang permainan, arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fashion, film, animasi dan video, desain komunikasi visual, fotografi, televisi dan radio, kriya, seni pertunjukan, penerbitan dan aplikasi, serta periklanan.
“Melalui UMKM juga secara tidak langsung mengenalkan nama-nama daerah. Tetapi kita juga harus kreatif dalam memperkenalkan produk agar tidak kalah bersaing dengan daerah atau dengan pulau jawa. Pengembangan kreatifitas merupakan keunggulan kompetitif suatu daerah dan memberikan dampak sosial positif,” ujar dia.
Dirinya mengakui, sekarang ini memang ada beberapa permasalahan yang dihadapi UMKM kreatif diantaranya permodalan yang terbatas, bahan baku dan penggunaan peralatan produksi yang sederhana, media pemasaran terbatas karena belum adanya sentra UMKM, banyak biaya transaksi, tenaga kerja kurang terampil, serta pendaftaran hak cipta mereka.
“Maka dari itu dalam mendukung UMKM kita harus bersinergi, dalam pemasaran contohnya melalui online atau mengikuti setiap event pameran,” tuturnya. (sb)