Bupati Gumas Ajak Masyarakat Turut Terlibat Pencegahan Karhutla
SB, KUALA KURUN – Cuaca ekstrem dengan suhu panas di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berlanjut, bahkan sejumlah wilayah mulai terjadi kebakaran hutan dan lahan akibat ulah orang tidak bertanggung jawab.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Kabupaten Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla dengan tidak membakar saat membuka ladang.
Dan juga meminta setiap instansi dan stakeholder yang tergabung dalam Komando Satgas Karhutla Kabupaten Gumas dapat mempersiapkan segala sesuatu seperti sarana dan prasarana serta sumber daya yang ada.
"Kepada seluruh instansi dan stakeholder TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, Tagana dan Relawan Masyarakat Peduli Api dapat berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menanggulangi bencana karhutla. Saling bahu-membahu dan bekerjasama dalam mewujudkan Kabupaten Gumas bebas asap tahun 2023 dengan mengutamakan pencegahan,” ucapnya.
Disampaikannya, tidak api di Kabupaten Gunung Mas hingga enam bulan terakhir terpantau satelit sebanyak 45 titik panas dengan luas terbakar kurang lebih 52 Ha, dengan pantauan terbanyak di Kecamatan Manuhing Raya, Kecamatan Manuhing, dan Kecamatan Rungan.
“Untuk itu saya mengajak semua pihak melakukan pencegahan atau antisipasi potensi eskalasi kejadian dan dampak dari karhutla yang diprediksi akan terjadi kapan saja,” ungkap Jaya Samaya Monong.
Bupati berharap dalam upaya pencegahan karhutla selalu dilaksanakan sosialisasi dan edukasi bahaya bencana karhutla, patroli rutin, pemetaan wilayah rawan karhutla, pemasangan spanduk himbauan bahaya membakar hutan dan lahan serta mendirikan pos komando di wilayah yang merupakan daerah rawan karhutla, sehingga langkah sinergitas pencegahan karhutla harus diupayakan dalam mengatasi potensi kerawanan karhutla.
"Ini dilakukan agar kejadian karhutla di Kabupaten Gumas dapat ditekan, sehingga bencana dan kerusakan lingkungan yang kerap timbul akibat karhutla dapat dikendalikan, hutan lestari, lingkungan terjaga untuk masa depan Indonesia,” tukasnya. (*)