Pencarian ABK Lautan Makmur 17 terus dilakukan Tim SAR Gabungan. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, KUALA PEMBUANG –Anak Buah Kapal (ABK) Lautan Makmur 17 bernama Casmanto (21) yang dikabarkan hilang di laut belum juga ditemukan. Empat hari Tim SAR gabungan melakukan pencarian dari titik koordinat hilang 04°19'50.00"S 112°6’50.00"E sekitar ±107 nm dari Dermaga Tanjung Puting Kumai.
Heru selaku Koordinator Lapangan Pencarian mengatakan, Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun masih mengupayakan pencarian di area pencarian yang telah ditentukan. Menggunakan sarana RIB 02 Palangka Raya terus menyisir perairan Selatan Tanjung Puting.
“Upaya pencarian telah kita lakukan secara maksimal, luas area pencarian pun terus kita update setiap harinya. Namun hingga saat ini masih belum membuahkan hasil,” ucap Heru, Selasa (15/8/2023) sore.
Terpisah, Kepala Kantor SAR Palangka Raya, A Alit Supartana menyampaikan, pihaknya akan merencanakan operasi luas area pencarian mencapai 100 mil laut namun tim di lapangan harus terus berkoordinasi dengan OP, dan kapal-kapal yang melintas diperairan tersebut agar menginfokan kepada Tim SAR apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Kendala di lapangan cuaca dan gelombang yang tinggi pada saat pencarian, sehingga membatasi waktu pencarian di lapangan,” tuturnya.
Kapal yang ditumpangi Casmarto tersebut berangkat dari Dermaga Muara Angke Jakarta menuju ke Kuala Pembuang pada Jumat (11/08/2023) sekitar pukul 09.30 WIB dengan membawa ikan.
Dimana waktu kejadian korban terpeleset dan terjatuh ke laut disaat mengambil bahan makanan di buritan Kapal Lautan Makmur 17, hingga sampai sekarang belum juga ditemukan.
Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, KSOP Pangkalan Bun, Agen Kapal Lautan Makmur 17. Hingga berita ini diterbitkan Tim SAR Gabungan masih mengupayakan pencarian korban. (sb)