Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Kasus Gawat Darurat Meningkat, RSUD dr Murjani Sampit Perlu Tembahan Tempat Tidur

Redaksi 16-08-2023, 04:53 WIB 1 menit baca
Wakil Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Rizky Akhya ketika diwawancara awak media ini. (FOTO:ABU)
Wakil Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Rizky Akhya ketika diwawancara awak media ini. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Kasus Gawat Darurat yang ditangani pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit akhir-akhir ini mengalami peningktan. Kasus yang terjadi secara tiba-tiba tanpa mengenal waktu dan memerlukan pertolongan yang cepat dan tepat.

"Kasus Gawat Darurat setiap hari bisa 30-40 pasien yang memerlukan pertolongan segera. Kebanyakan penyakit dadakan seperti akut, demam tinggi dan kejang kejang. Biasanya penyakit dadakan ini disebabkan sakit kepala berlebihan dan masalah pada sirkulasi darah. Ukuran waktu yang relatif singkat yang segera dilakukan tindakan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD),” kata Wakil Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Rizky Akhya saat mengikuti rapat paripurna istimewah di DPRD kotim, Rabu (16/8/2023).

Pihaknya melihat sejak beberapa bulan terakhir, kunjungan pasien di IGD rumah sakit umum dengan kasus gawat darurat mengalami peningkatan setiap harinya sehingga dipandang perlu untuk melaksanakan perluasan, yang utamanya penambahan bed atau tempat tidur.

"Kasus ini beda dengan rawat jalan makanya itu kami membutuhkan ruangan tindakan yang strategis untuk pasien. Setelah ditangani di emergency biasanya rawat nginap hingga ketindakan operasi. Olehnya itu unit kamar emergency atau operasi cito kami pindahkan ke lantai dua IGD,” ungkap dr Akhya.

Dirinya menyampaikan, kamar operasi cito hanya difokuskan pada penanganan operasi pasien yang diluar rencana alias kasus gawat darurat yang harus segera ditangani.

Dengan begitu untuk pelayanan di Unit Kamar Operasi Cito IGD lantai dua RSUD dr Murjani Sampit dibuka selama 24 jam. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard