Tampak para petugas memadamkan kobaran api yang menghanguskan tujuh bangunan di kawasan PPM Sampit. (FOTO:SITIMEWA)
SB, SAMPIT – Kawasan padat penduduk di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali terbakar. Kali ini yang terbakar tujuh bangunan di dekat Pasar Pusat Pembelanjaan Mentaya (PPM) pada Rabu (30/8/2023) sekitar pukul 03.53 WIB.
Akibat musibah kebakaran tersebut diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 500 juta.
Berdasarakan laporan dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kotim Hawianan, penyebab kebakaran karena korsleting listrik dari salah satu banguanan kosong.
"Penyebabnya karena korsleting listrik disalah satu banguanan kosong. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini namun kerugian ditaksir mencapai Rp. 500 Juta dengan luas area kebakaran kurang lebih 252 meter persegi,” kata Kadis Damkar Kotim Hawianan saat dikonfirmasi melalu WA pada Rabu (30/8/2023).
Pihaknya mengerahkan 5 unit mobil pemadam kebakaran serta 20 personel untuk memadamkan api. Waktu Keberangkatan timnya 03.55 WIB, pelaksaan operasi 04.01 WIB dan selesai operasi pukul 05.31 WIB.
"Alhamdulillah tidak ada hambatan dalam ketika pemadaman api. Waktu pemedaman selesai pukul 05.31 itu situasi pemadaman sudah selesai,” tutupnya. (f1/sb)