Petugas kepolisian ketika mendatangi lokasi peristiwa bunuh diri dengan minum racun tersebut. (FOTO: ISTIMEWA)
PALANGKA RAYA – Tak sanggup menanggung beban hidup, seorang gadis di Desa Cuhai, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau nekat mengakhiri hidupnya dengan nenggak racun serangga, Selasa (12/9/2024) lalu.
Itu terungkap dari cacatab buku milik korban yang menyampaikan permohonan maaf kepada ibunya karena tidak bisa melanjutkan hidup lagi. Selain itu, koban juga mengirimkan pesan kepada teman dan pacarnya untuk berpamitan.
Kapolsek Lamandau Iptu Gedhe Adhi Arya menyampaikan, peristiwa bunuh diri ini baru diketahui oleh orang tua korban setelah pulang bekerja. Yang mana mereka tidak menyangka jika anaknya akan nekat melakukan hal tersebut.
“Kematian korban berinisial EP ini dikabarkan oleh sepupunya yang ketika memberitahu kepada orang tua korban jika anaknya sedang berada di dalam kamar tengah rebahan seraya menangis dan juga seperti meludah,” kata Iptu Gedhe Adhi Arya saat dikonfirmasi, Kamis (14/9/2023).
Kapolsek Lamandau menyampaikan, orang tua korban yang mengetahui adanya kejanggalan kemudian mencoba masuk ke dalam kamar dan mendapati korban tengah berbaring diatas kasur dengan posisinya menghadap dinding.
“Ketika diperiksa tubuh korban sudah tidak bergerak dan tidak ada nafas keluar dari hidung. Karena panik, pelapor segera meminta bantuan warga sekitar untuk mengantarkan ke puskesmas terdekat,” ucapnya.
Akan tetapi sesampaikan di puskesmas, lanjutnya, ternyata korban telah diketahui dalam kondisi meninggal dunia. Saksi ketika segera bergegas pulang untuk memeriksa sekitar rumah dan kamar anaknya.
“Di dalam kamar ditemukan gelas plastik berwarna biru dan bungkus racun serangga (Insektisida) merek Lannate. Saksi ketika itu menduga bahwa korban ini meninggal dunia akibat meminum racun tersebut,” tuturnya. (rk/sb)