Tampak orok bayi yang ditemukan warga mengapung di sungai Pelabuhan Tangkiling. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Masyarakat Tangkiling digegerkan penemuan janin bayi yang mengapung di sungai Gang Nelayan Ujung kawasan Pelabuhan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Sabtu (17/9/2023) sore kemarin.
Kini kasus penemuan janin itu telah ditangani oleh aparat kepolisian dari Polsek Bukit Batu dibantu dengan jajara Polresta Palangka Raya. Aparat penegak hukum masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus tersebut.
Kapolsek Bukit Batu Ipda Iwan Kushadinoto mengatakan, penemuan mayat berupa janin bayi itu pertama kali ditemukan oleh warga ketika sedang pergi ke lanting untuk menguras air di dalam perahu.
“Saat sedang menguras air di perahu, saksi ini tak sengaja melihat ada sesuatu sedang mengapung dipermukaan air dengan posisi tertelungkup. Pada awalnya yang dilihatnya itu dikira boneka,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (17/9/2023).
Lanjutnya, karena rasa penasarannya, saksi ini mencoba membalik sosok yang dilihatnya tersebut menggunakan kayu. Setelah terbalik nampak tali pusat pada sosok tersebut dan ternyata itu adalah mayat bayi atau orok yang tengah mengapung.
“Mengetahui hal tersebut, kemudian saksi tersebut mengangkat mayat tersebut ke atas menggunakan kotak makanan terbuat dari sterofrom,” ucapnya.
Menurutnya, setelah mendapat laporan mengenai temuan orok bayi itu, pihaknya segera mendatangi ke lokasi kejadian untuk mengambil tindakan awal. Pihaknya telah melakukan Olah TKP, pemasangan police line, meminta keterangan saksi - saksi, mengambil dokumentasi, membuat laporan pendahuluan.
“Berdasarkan keterangan warga di lingkungan Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ada masyarakat yang sedang hamil. Namun mereka mencurigai adanya seorang laki-laki berbada gempal yang tidak dikenal dan bertanya kepada tetangga sebelah bisakah numpang ke jamban dengan alasan mau buang air,” pungkasnya. (rk/sb)