Jasad korban saat dievakuasi pihak kepolisian. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, KUALA KAPUAS – Terungkap! MS (16) seorang wanita yang tewas dibunuh oleh dukun cabul pada Jumat (8/9/2023) di ruas Jalan Palangka Raya-Kapuas, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas ternyata dalam kondisi hamil.
“Hasil visum adanya pembengkakan rahim dan ada gumpalan darah dimungkinkan hamil dikisaran 1 bulanan,” ucap Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Erlan Munaji kepada media ini, Senin (18/9/2023).
Namun saat ditanya apakah merupakan anak dari pelaku, Erlan belum bisa memastikan apakah itu anak pelaku atau bukan, karena belum ada mengarah kesana.
“Untuk sementara kita belum bisa memastikan itu anak si dukun atau bukan, yang jelas pelaku sudah diamankan oleh Polres Kapuas,” tukasnya.
Pembunuhan tersebut jadi ketika MS dan suaminya IR (30) bertemu dukun untuk berobat, namun setelah beberapa kali berobat tak kunjung ada perubahan sehingga disebut dukun palsu.
Mendengar perkataan dua korban, pelku SW (43) langsung naik pitam dan melakukan pembunuhan kepada kedua korban sehingga jasadnya dibuang ke semak-semak secara terpisah.
Dan terungkapnya kasus tersebut setelah pihak keluarga korban melaporkan orang kehilangan ke Polsek Timpah pada Kamis 7 September 2023. Dan pada 9 September 2023 dilaporkan warga ada temuan mayat berjenis kelamin laki-laki di semak-semak jalan Trans Kalimantan Buntok-Palangka Raya.
Pihak kepolisian langsung mendatangi TKP, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata IR yang dikabarkan hilang sebelumnya. Ditubuh korban ditemukan sejumlah luka-luka dan dibawa RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan visum.
Kapolres Kapuas, AKBP Kurniawan menerangkan, setelah mengumpulkan barang bukti dan keterangan sejumlah saksi sehingga pelaku SW berhasil diamankan tim gabungan dari Satreskrim Polres Kapuas, Intelmob Polda Kalteng dan Resmob Polresta Palangka Raya disebuah barak di Kota Palangka Raya.
“Pelaku ini kita amankan disebuah barak keluarganya di Kota Palangka Raya. Hasil interogasi, pelaku SW pun mengakui sudah membunuh istri dari IR dan saat diminta menunukkan jenazahnya, MS dalam kondisi mengenaskan yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari jasad IR,” ungkapnya. (sb)