seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Penganiaya Ayah dan Anak di Ponton Diringkus, Satu Lagi Buron

by Redaksi - Tanggal 05-10-2023,   jam 07:13:48
Salah satu pelaku penganiayaan, Boncek ketika sedang diinterograsi oleh Kapolsek Pahandut Kompol Saipul Anwar pada Kamis (5/10/2023). (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Salah satu pelaku penganiayaan, Boncek ketika sedang diinterograsi oleh Kapolsek Pahandut Kompol Saipul Anwar pada Kamis (5/10/2023). (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Seorang pria bernama Rudiansyah alias Boncek berhasil diamankan petugas kepolisian. Lelaki berusia 46 tahun ini merupakan salah satu pelaku dari penganiayaan yang terjadi di Kompleks Ponton, beberapa waktu lalu.

Persembunyian dari pelaku ini berhasil terendus oleh aparat kepolisian dari Polsek Pahandut. Tersangka ketika itu diamankan di wilayah Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Rabu (04/10/2023) kemarin.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam peristiwa berdarah ini mengakibatkan dua korban Malkan dan Oboy mengalami sejumlah luka basetan senjata tajam dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.

Insiden itu sendiri terjadi pada Senin (18/9/2023) sore lalu. Dimana pelaku Boncek dan rekannya yang kini masih buron itu tiba-tiba mendatangi ke rumah korban seraya membawa senjata tajam jenis parang.

Kapolsek Pahandut Kompol Saipul mengatakan, bahwa dari hasil keterangan yang didapatkan sementara, pelaku yang berhasil diamankan ini telah mengakui perbuatannya atas tindak pidana penganiayaan tersebut.

“Untuk motifnya sejauh ini masih kami dalami karena pelaku baru saja berhasil diamankan. Akan diperiksa dulu oleh penyidik,” katanya, Kamis (5/10/2023) siang.

Dalam menjalankan aksinya, sambung Saipul didampingi Kanit Reskrim Ipda Puguh Darmaji, jika kedua pelaku ketika sedang dalam pengaruh minuma beralkohol saat terjadinya pertikaian tersebut.

“Pelaku menganiaya korban menggunaka sajam jenis parang. Saat ini pelaku lainnya masih dalam tahap pengejaran personel di lapangan. Doakan saja semoga secepatnya tertangkap,” tutupnya. (rk/sb)