seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kabid Humas: Personel Tidak Dibekali Dengan Peluru Tajam

by Redaksi - Tanggal 07-10-2023,   jam 08:04:10
Aparat kepolisian ketika tengah berjaga di kawasan PT HMBP, Sabtu (7/10/2023). (FOTO:ISTIMEWA) Aparat kepolisian ketika tengah berjaga di kawasan PT HMBP, Sabtu (7/10/2023). (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Peristiwa kericuhan yang terjadi pada PT Hamparan Massawit Bangun Persada (HMBP) mendadak ramai jadi topik hangat perbincangan masyarakat Kalteng.

Pada areal perkebunan kelapa sawit yang terletak di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan, Kabupaten Seruyan itu, masyarakat setempat kembali bentrok dengan aparat kepolisian yang tengah berjaga di sana, Sabtu (7/10/2023).

Dari insiden itu diketahui, bahwa ada sejumlah warga yang dikabarkan tumbang diduga akibat terkena tembakan. Selain itu, puluhan masyarakat juga diamankan beserta barang bukti senjata api dan senjata tajam.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, bentrok itu terjadi pada sekitar pukul 12.30 WIB. Dimana saat itu, aparat kepolisian gabungan mendapat penghadangan dari masyarakat.

“Tentunya ini menjadi atensi bagi kita. Masyarakat pada saat itu datang dengan banyak membawa senjata tajam, baik itu ketapel, dodos, tombak dan sebagainya. Selain juga petugas ada mengamankan senjata jenis PCP,” katanya.

Menurutnya, mengenai informasi yang berkaitan dengan adanya korban nantinya akan kita dalami lebih jauh lagi. Apakah adanya korban jiwa dan korba luka-luka, nanti akan kita cek terlebih dahulu.

“Disini juga perlu saya tekankan, bahwa aparat kita dari Satbrimobda, Ditsamapta Polda Kalteng dan Polres Seruyan tidak ada yang dibekali dengan senjata tajam ataupun peluru tajam. Mereka hanya membawa gas air mata, peluru hampa dan karet,” pungkasnya. (rk/sb)