Beri Pengarahan WBP, Lapas Pangkalan Bun Tegaskan Bebas Pungli Hingga Narkoba
SB, PANGKALAN BUN - Kalapas Pangkalan Bun Doni Handriansyah memberikan arahan kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) terkait dengan Zero Halinar.
Zero Halinar sendiri memiliki arti bebas dari handphone, pungutan liar (Pungli) dan juga narkoba. Pengarahan tersebut berlangsung di halaman Lapas Kelas IIB Pangkaln Bun, pada Rabu (25/10/2023) kemarin.
Dalam kegiatan pengarahan ini Kalapas Pangkalan Bun didampingi oleh sejumlah pejabat struktural Lapas Pangkalan Bun hingga JFT dan JFU Lapas Pangkalan Bun.
Doni Handriansyah menekankan kepada warga binaannya dengan secara tegas dan lugas bahwa Lapas Pangkalan Bun telah berkomitmen untuk mewujudkan zero handpone, pungli dan narkoba. Selain itu juga berkomitmen terhadap optimalisai pelayanan seperti integrasi PB CM CMB dan tidak dipungut biaya alias gratis.
“Saya mengajak seluruh warga binaan untuk dapat mengikuti dan mematuhi segala aturan dan tata tertib yang ada di dalam lapas, termasuk menjaga kebersihan agar tercipta lapas yang aman serta kondusif,” katanya, Kamis (26/10/2023).
Menurutnya, dengan ada kerja sama makan dapat secara bersama-sama menjaga Lapas bebas dari peredaran barang yang seharusnya dibisa masuk ke dalam lapas. Oleh sebab itu diperkukan singergi untuk meningkatkan program pembinaan agar bisa lebih baik lagi.
"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada warga binaan Lapas Pangkalan Bun yang telah menjaga kondusifitas, kebersihan dan kerapian blok hunian," tutupnya. (rk/sb)