Jasad ZH korban dugaan pembunuhan saat dievakuasi. (FOOTO:ISTIMEWA)
SB, PULANG PISAU - Seorang pria berinisial ZH ditemukan tewas dengan luka terbuka pada kepala bagian belakang dengan posisi tertelungkup di lokasi perkebunan kelapa sawit PT Karya Luhur Sejati (KLS), Desa Papuyu III Sei Pudak, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (29/10/2023) sekitar pukul 20.44 WIB.
Penemuan mayat tersebut dibenarkan Kapolres Pulang Pisau AKBP Mada Ramadita melalui Kasatreskrim AKP Sugiharso, Selasa (31/10/2023).
Dan menurut Sugiharso, ZH diduga korban penganiayaan hingga meninggal dunia karena ditemukan luka terbuka pada bagian kepala belakang.
Ia menjelaskan korban pertama kali ditemukan di TKP oleh karyawan PT KLS atas nama saksi AR dan HS dalam keadaan telah MD dengan luka terbuka pada kepala bagian belakang dengan posisi tertelungkup diatas tanah mengenakan kaos hitam dan celana pendek warna hitam.
Lebih lanjut disampaikan Sugiharso, bahwa berdasarkan keterangan para saksi AR yang menjabat sebagai Asisten Afdeling 16 diperusahaa itu kehilangan tiga orang karyawan panen, yakni EI, FI dan MR karena sampai sore hari belum kembali ke Mess dan absen hasil pekerjaan.
Sementara dihari yang sama kata Sugiharso, PT KLS juga kedatangan warga dari Dusun Pandansari, Desa Papuyu III Sei Pudak atas nama S yang juga kehilangan anggota keluarganya atas nama ZH.
"Karena dihubungi melalui ponsel juga tidak diangkat. Maka kemudian para saksi bersama karyawan yang lain mencari 3 orang karyawan KLS dan warga Pandansari yang belum kembali tersebut kedalam Blok lahan sambil terus menghubungi melalui nomor ponsel," tegasnya.
Namun kata Sugiharso, setibanya di TKP terdengar suara dering ponsel dan setelah didekati ditemukan 1 buah tas slingpack berisi 1 unit HP. Selanjutnya kata Sugiharso, dilakukan pemeriksaan disekitar lokasi tersebut dan kemudian pada jarak 3 meter dari penemuan HP ditemukan tubuh seseorang tertelungkup diatas tanah dengan kondisi telah MD yang kemudian diketahui bernama ZH warga Dusun Pandansari, persis ciri-ciri keluarganya karena belum pulang.
"Kemudian ditemukan barang lain berupa 1 buah tas rangsel berisi 1 buah dompet berwarna cokelat yang berisi KTP dan KIS atas nama MR. Sedangkan 3 orang karyawan panen sawit PT KLS belum ditemukan," tandasnya.
Sugiharso menambahkan modus operandi yang dilakukan para pelaku diduga sebelumnya telah terjadi perselisihan antara korban dengan 3 orang karyawan panen PT.KLS, yakni EI, FI dan MR, sehingga korban mendatangi tiga orang karyawan tersebut ke lokasi kerja sampai kemudian korban ditemukan dlm keadaan MD dengan luka terbuka akibat benda tajam pada kepala bagian belakang. (sb)