Rumah warga di Ketapang terbakar dan masyarakat berhamburan keluar. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, SAMPIT – Dini hari warga Jalan Haji Imran, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim pada (31/10/203) pukul 23.30 WIB digegerkan si jago merah membakar rumah warga.
Sehingga warga pun berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, sebab lokasi tersebut terbilang padat.
Akibat kebakaran itu salah satu rumah semi permanen ludes dilalap si jago merah, rumah tersebut adalah milik bapak Hasan (58). Kebakaran itu diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
"Dugaan penyebab konsleting listrik arus pendek,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Hawianan pada Rabu (01/11/2023).
Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang berteriak kebakaran dari sudut belakang rumah, yang spontan membuat warga sekitar berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
"Pemilik bangunan berada di dalam rumah bersama dengan anaknya. Mendengar kebakaran dengan cepat menyelamatkan diri karena api sudah menyebar ke sebelah rumah warga,” ujarnya.
Disampaikannya, menerima informasi langsung menurunkan dua unit armada Damkar dibantu dari relawan sebanyak lima unit. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam atau dinyatakan selesai pada pukul 00:30 WIB Rabu dini hari.
Meski tidak ada korban jiwa, namun bangunan yang berukuran 10x20 meter ludes terbakar beserta perabotan di dalamnya dengan total kerugian mencapai Rp 500 juta.
"Tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai kurang lebih Rp 500 juta,” ttutupnya. (f1/sb)