Kendalikan Harga Beras, Pemkab Gumas Adakan Pasar Penyeimbang
SB, KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terus melakukan upaya melakukan penstabilan harga bahan pokok, salah satunya adalah beras yang belakangan ini mengalami kenaikan.
Maka dari Pemkab setempat akan mengadakan pasar penyeimbang agar tidak tidak terjadinya inflasi, juga mampu menekan kenaikan harga yang ada di pasaran.
Sekeretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gumas, Richard FL mewakili Bupati Jaya Samaya Monong langusung turun melakukan melakukan pengecekan ketersedian beras di Gudang Bulog Kuala Kurun pada Rabu (1/11/2023).
Richard mengungkapkan, dengan melihat kondisi seperti ini, Pemkab Gumas bersama dengan Bulog akan berupaya menjaga kestabilan harga dengan mengadakan pasar penyeimbang agar harga beras ini bisa ditekan agar nanti tidak naik secara signifikan secara khusus di Kota Kuala Kurun.
“Pasar penyeimbang diharapkan bisa menjadi penyeimbang untuk harga beras yang ada di Kabupaten Gunung Mas Khususnya di Kota Kuala Kurun,” ucapnya.
Sekda Gumas ini menambahkan, pelaksanaan pasar penyeimbang sendiri bersinergi dengan Forum Bulog dan juga pemerintah pusat serta provinsi, maka angka inflasi di Kabupaten Gunung Mas diharapkan bisa terkendali.
“Stok beras tergolong masih aman. Diharapkan juga kepada pedagang tidak melakukan penimbunan yang ada mempengaruhi harga nantinya,” tuturnya.
Selain itu, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Gumas Eighmanto menuturkan, bahwa program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten saling bersinergi, sehingga beras yang ada di dalam Gudang Bulog ini terdapat dua jenis yaitu ada yang bersifat bantuan beras dan ada yang bersifat beras bisa dijual kepada masyarakat.
“Jadi ada dua program ini, mudah-mudahan intervensi pemerintah dapat menstabilkan harga di tingkat masyarakat, sehingga kita bisa menghindari terjadinya para spekulan yang mengambil keuntungan dengan inflasi yang terjadi,” tutur Eighmanto.
Untuk diketahui jumlah beras yang tersedia di Gudang Bulog Kuala Kurun sebanyak kurang lebih 130 ton, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 4-5 bulan kedepan. (sb/*)