Tampak tiang PJU Nur Mentaya Sampit patah dan menjorok ke jalan yang sangat membayakan pengguna jalan tersebut. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, SAMPIT - Tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) Nur Mentaya Sampit, Tjilik Riwut Km 6, Kota Sampit yang patah diduga karena tersenggol truk pada Senin 13 November 2023 lalu tak kunjung diperbaiki hingga kini.
Setelah sehari berlalu, tiang tersebut masih dibiarkan patah dan lampu penerangan jalan menjorok ke badan Jalan Tjilik Riwut, sehingga sangat rawan roboh dan menimpa pengendara atau pejalan kaki jika dibiarkan begitu aja.
Padahal lampu yang terpasang tersebut masih seumur jagung, namun dinas terkait terkesan membiarkan dan tak peduli dengan kondisi itu.
Hal ini pun menjadi sorotan masyarakat dan sangat menyayangkan proyek PJU yang belum genap setahun, terkesan rapuh dan mudah patah. Tak ada satu pun petugas dari Pemerintah Kotim yang datang dan membenahi tiang PJU yang patah tersebut.
"Tersenggol truk dan ini kalau dibiarkan pasti akan jatuh ke badan jalan. Takutknya nanti ada korban. Dari kemarin belum ada penanganan sama sekali oleh pemerintah,” kata Andi salah satu warga sekitar pada Selasa (14/11/2023) kepada media ini.
Ketika wartawan Seputar Borneo.com mencoba konfirmasi kepada Dinas Perhubungan Kotim adanya pembiaran terhadap PJU yang patah tersebut, belum juga ada jawab. Hingga awak media ini menurunkan berita tersebut. (f1/sb)