seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pahandut Seberang Membara, Empat Bangunan Ludes Terbakar

by Redaksi - Tanggal 16-11-2023,   jam 07:26:57
Tampak kobaran api masih membara membakar bangunan di Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. (FOTO: ISTIMEWA) Tampak kobaran api masih membara membakar bangunan di Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Ditengah terlelap tertidur, masyarakat Kelurahan Pahandut Seberang, Kota Palangka Raya dikejutkan dengan adanya peristiwa kebakaran, pada Kamis (16/11/2023) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Pada insiden mengamuk jago merah itu diketahui telah menghanguskan empat bangunan yang ketika itu tidak ada penghuninya. Kobaran api begitu cepat melahap seluruh bangunan.

Hal itu didukung oleh kontruksi objek yang terbakar ini merupakan semi permanen dan hampir keseluruhan berbahan dasar kayu. Faktor itu tentunya memudahkan api untuk menjilat bangunan tersebut.

Kepala Seksi Pengendali Operasi Komunikasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangkaraya, Sucipto mengatakan, usai menerima laporan tersebut pihaknya segera bergegas mendatangi lokasi kejadian.

“Api menyala sangat besar dan mengeluarkan asap pekat ke langit, hingga terlihat dari kejauhan. Kobaran api dengan cepat membakar seluruh bangunan yang diketahui berbahan kayu,” katanya di lokasi kejadian.

Menurutnya, para petugas pemadam kebakaran gabungan yang berada di lokasi kejadian berhasil memadamkan api dalam waktu 30 menit, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan selama 30 menit. 

“Untuk kendala yang dihadapi di lapangan saat proses pemadman tadi adalah minimnya sumber air, namun kita tetap berusaha memadamkan api dengan sumber yang ada,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Rahmadi mengungkapkan, bahwa saat peristiwa kebakaran pada empat bangunan itu, seluruhnya tersebut dalam kondisi kosong tanpa penghuni.

“Berdasarkan keterangan yang didapat, bahwa titik api diketahui pertama kali menyala pada atap banguan warung yang sudah tidak dihuni selama sebulan terakhir,” sebutnya. (rk/sb)