Tim Rescue SKW II bersama dengan OFI mengevakuasi orang utan, Selasa (5/12/2023). (FOTO:BKSDA SKW PANGKALAN BUN)
SB, NANGA BULIK - Tim rescue dari SKW II bersama dengan OFI melakukan rescue penyelamatan terhadap orang utan dengan jenis kelamin jantan umur 40 Tahun, dan dengan berat 67,7 Kg di Desa Bukit Harum Kecamatan Menthobi Raya Kabupaten Lamandau, Selasa (5/12/2023).
Kepala SKW II Pangkalan Bun Dendi Sutiadi, membenarkan adanya kegiatan penyelamatan orang utan yang merupakan, dan dari hasil pemeriksaan medis ditemukan beberapa luka dan cacat lama akibat berkelahi, diantaranya dibagian kepala belakang dekat telinga kiri.
"Terlihat adanya cedera patah tulang dibagian lengan atas sebelah kanan, cacat jari telunjuk di sebelah kanan di akibatkan perkelahian dengan hewan lain, luka di bagian tangan kiri dan dekat alis sebelah kanan akibat terjatuh pada saat pembiusan, serta ditemukan ikatan tali di sebelah kaki kanan dengan kondisi fisik sehat," jelasnya.
Dendi Sutiadi kronologis laporan dari warga di Desa Bukit Harum, Kecamatan Menthobi Raya Kabupaten Lamandau adanya kemunculan 1 individu satwa dilindungi orang utan di dekat rumah, salah satu warga desa bukit harum.
Kemudian warga tersebut langsung merekam kejadian satwa tersebut dan melaporkan ke petugas BKSDA SKW II, dan menurut pengakuan warga setempat kemunculan satwa dilindungi orang utan sudah beranjak 2 atau 3 hari.
"Tidak terpantau oleh warga, dan pada hari selasa ini pada saat warga melapor ke petugas dan di instruksikan untuk selalu memantau pergerakan satwa orang utan," jelasnya lagi.
Selanjutnya sekitar pukul 11.45 wib setelah menerima Laporan dari warga, petugas rescue bersama mitra menuju lokasi, setibanya dilokasi petugas langsung melakukan kegiatan rescue dan berhasil membius orangutan pada jam 17:20 wib.
"Langsung dilakukan pemeriksaan, setelah melakukan pemeriksaan tim rescue langsung kembali ke Pangkalan Bun. Saat ini orngutan berada dikandang angkut Skw II BKSDA Pangkalan Bun," pungkasnya. (by)