Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Berlianto (dua dari kiri) bersama jajarannya melakukan pemantauan debit air. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA - Kota Palangka Raya kini telah mulai mengalami peralihan musim dari berhakhirnya musim kemarau beberapa bulan lalu dan kini mulai memasuki ke musim penghujan.
Adanya peralihan musim itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mulai melakukan pemetaan terhadap kawasan rawan yang berpotensi terjadi bencana banjir.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya Berlianto mengatakan, pada momen ini, pihaknya juga telah membentuk tim satuan (Satgas) sejak tanggal 3 November sampai dengan 31 Desember 2023.
“Tim Satgas ini melibatkan TNI Polri dan juga rekanan BPBD yang bertugas untuk melakukan pembersihan drainase menganitipasi bencana banjir dan penanganan pohon rawan tumbang mengingat kondisi cuaca yang ekstrim terjadi beberapa waktu belakangan,” katanya
Menurutnya, pihaknya juga telah melakukan pemetaan terhadap daerah mana saja yang ada di Kota Palangka Raya ini memiliki potensi terdampak bencana banjir. Pihaknya telah melakukan upaya deteksi secara dini untuk mengantisipasinya.
“Ada beberapa titik yang menjadi fokus kita terhadap potensi banjir, seperti di Jalan Mendawai Jalan Anoi, Jalan Danau Rangas, Jalan Petuk Ketimpun, Jalan Marang, Jalan Pelatik, Jalan Sakan, Jalan Buluh Merindu, Jalan Sulawesi, Jalan Kalimantan, kawasan Flamboyan Bawah, Jalan Bakung Merang, Kelurahan Tumbang Tahai dan Kelurahan Banturung,” tandasnya. (rk/sb)