Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha menyebutkan bahwa media memiliki peran penting dalam mendukung mensukseskan pemilihan umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Salah satu kesuksesan pelaksanaan pemilu itu tak lepas dari peran dan fungsi pengawasan media massa. Sebab di tengah perkembangan zaman digitalisasi sekarang ini media corong menangkal berita bersifat sara, hoax atau bohong yang dapat memecah belah persatuan untuk merusak pelaksanaan pesta demokrasi,” sebut anggota DPRD Palangka Raya tersebut, Jumat (5/1/2024) kemarin.
Lebih lanjut Ridha mengatakan, implementasi nyata dari berjalannya demokrasi sejauh ini ditandai dengan pemilu yang dilakukan secara demokratis. Yaitu rakyat berhak memilih pemimpinnya dengan baik, dan sesuai hati nuraninya.
Namun yang perlu disadari ungkapnya, tantangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 tidak lepas dari banyaknya ruang-ruang kebebasan digital. Seperti media sosial (Medsos), menjadi area yang besar dan rawan menimbulkan potensi konflik.
Pada segmen inilah, peran media massa sangat krusial guna menangkal potensi konflik di medsos. Peran media tersebut antara lain mengedukasi, menggambarkan semua hal tentang pemilu, baik pelaksanaan maupun profil kandidat kontestan pemilu.
Tak kalah pentingnya, media harus terus menyajikan informasi yang berimbang dan netral atau cover both side, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan berimbang pula.
“Dengan adanya informasi yang aktual, maka dapat memperkuat dan meyakinkan masyarakat untuk menjadi bagian dalam pesta demokrasi. Di sinilah peran penting media,” pungkas Ridha. (sb/*)