Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Dewan Desak Dishub Segera Tindak Jukir Nakal

Redaksi 23-01-2024, 09:14 WIB 2 menit baca
Wakil Ketua I DPRD Kotim, Rudianur diwawancara oleh awak media. (FOTO:ISTIMEWA)
Wakil Ketua I DPRD Kotim, Rudianur diwawancara oleh awak media. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Mendapat laporan dari masyarakat bahwa mahalnya biaya parkir disetiap ada kegiatan atau event di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotim Rudianur mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menyelesaikan masalah parkir tersebut.

Karena menurut Rudianur, harga yang ditarif oleh juru parkir terlalu mahal, padahal untuk setiap tarif parkir sudah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2018 tentang Retribusi Daerah.

"Sebenarnya tidak sulit menyelesaikannya, karena jangan sampai ini dijadikan pungli dan berdampak hingga menyeret ke pemerintah daerah dalam kasus hukum pembiaran pungli berkelanjutan,” kata Rudianur (23/01/2024).

Rudianur juga mendesak Dishub harus bisa atasi hal semacam itu, karena Dishub punya tanggung jawab secara kedinasan untuk menyelesaikan masah parkir semacam ini bersama pengelola, bila perlu ambil tindakan tegas terhadap oknum seperti itu biar ada efek jera untuk kedepanya.

“Kalau ada pelanggaran di lapangan oleh juru parkir itu tinggal ditindak, bila perlu cabut izin pengelolanya kalau nggak tertib dan melanggar aturan,” tegasnya.

Disisi lain, Kepala Dishub Kotim Suparmadi mengungkapkan, sempat turun tangan langsung ke lokasi parkir seperti di depan Stadion 29 November mengingat disana sering diadakan acara atau event besar.

Hasilnya ungkap Suparmadi, memang banyak oknum juru parkir nakal dengan memungut tarif tak sesuai ketentuan, yakni Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk roda empat.

Suparmadi juga membantah Dishub Kotim selama ini tutup mata dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Sebab dirinya memiliki komitmen dengan jajarannya untuk menuntaskan persoalan tersebut, namun semua perlu proses yang tidak singkat, karena situasi di lapangan tidak semudah yang dibayangkan untuk taat dan patuh pada peraturan.

 "Kami sudah berusaha untuk menertibkan para juru parkir, tapi persoalanya juru parkir parkir di Kotim bukan hal yang mudah untuk ditertibkan, pasalnya, banyak oknum di lapangan alias juru parkir nakal yang akal-akalan dengan petugas Dishub saat pengawasan," kata Suparmadi. (f3/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard