Pemda Diminta Awasi Penyaluran Elpiji Subsidi
SB, SAMPIT - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Megawati meminta penyaluran gas elpiji subsidi diawasi agar tepat sasaran.
Menurutnya, agar pemberian subsidi oleh pemerintah daerah tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang tergolong tidak mampu bisa merasakan subsidi yang diberikan.
"Saya lihat belakangan ini masyarakat mengeluh dengan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram, ditambah harganya melambung tinggi yaitu Rp 35 - Rp 45 ribu," ucap anggota Komisi III DPRD Kotim ini.
Ia menegaskan, pengawasan tersebut lebih baik dilakukan dari agen sampai pangkalan, karena setiap masyarakat ingin mendapatkan gas elpiji di pangkalan selalu dibilang habis.
"Ini menjadi pertanyaan, belum sampai satu jam bahkan setengah jam datang di pangkalan selalu dibilang habis. Dinas terkait harusnya memperhatikan ini dan apa yang terjadi dilapangan," cetusnya.
Tak lupa juga dirinya mengapresiasi pasar murah gas elpiji yang dilaksanakan pemerintah beberapa waktu ini. Tetapi dirinya juga mengharapkan jangan sampai disitu saja, harusnya dilaksanakan berjangka.
"Pelaksanaannya jangan satu atau dua kali aja, harusnya rutin dilaksanakan dan jangan tingkah kecamatan saja. Harus sampai di desa juga, karena kasihan masyarakat di desa tidak merasakan Subsidi yang diberikan," tukasnya. (ok)