seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Program CSR Tuah Turangga Berhasil Kembangkan SDM dan Perekonomian Masyarakat

by Redaksi - Tanggal 22-03-2024,   jam 09:41:08
Bintang Adityawarman selaku External Pathnership Tuah Turangga menyampaikan program CSR perusahaan kepada wartawan pada acara Media Gathering dan Buka Puasa Bersama Tuah Turangga Agung Group di Palangka Raya. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – PT Tuah Turangga Agung Group memiliki tiga anak perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng). Diantaranya PT Asmin Bara Bronang, Coal Mining dan Telen Orbit Prima atau TOP miliki motto masyarakat berkembang dan tumbuh bersama investasi.

Perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Tengah (Kalteng) tersebut bergerak di bidang pertambangan batu bara, berkomitmen membangun perekonomian masyarakat melalui corporate social responsibility (SCR).

Bintang Adityawarman selaku External Pathnership PT Tuah Turangga Resources ketika bertatap muka dengan awak media di Palangka Raya pada acara Media Gathering dan Buka Puasa Bersama Tuah Turangga Agung Group menyampaikan, program CSR yang dijalankan pihaknya ada tiga bidang yaitu pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

Yaitu dengan tujuan masyarakat tumbuh dan berkembang bersama dengan investasi tambang yang di wilayah, jadi masyarakat bersama-sama bisa menjaga investasi dengan harapan Sumber Daya Manusia (SDM) juga ikut maju.

Dengan begitu menurutnya, perusahaan mendirikan sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA Maharati yang ada di Buhut. Tujuan adalah supaya masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat adanya perusahaan, karena akses pendidikannya sekarang lebih mudah sebelum adanya perusahaan dulu rata-rata habis SD putus sekolah. Bahkan masyaraka disana untuk melanjutkan sekolah kesulitan karena jarak tempuh dan akses jalan yang jauh.

Ditambahkannya, ketika lulus SMA bagi yang ingin melanjutkan perguruan tinggi, pihaknya (perusahaan) memiliki program beasiswa akan menanggung biaya mereka. 

“Sekarang ini juga sudah ada berapa orang yang sudah kami berangkatkan untuk mendapatkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi, serta pondok pesantren. Kita ingin SDM yang ada sekitar perusahaan sama dengan yang ada di perkotaan, bahkan tidak kalah bersaing dalam ilmu yang didapatkan,” sebutnya.

Sedangkan untuk program ekonomi, lanjut Bintang, menciptakan terpadu bagi masyarakat, yaitu ada yang bertani mulai tanam sayuran dan buahan. Kamudian ada juga peternakan dan perikanan serta sebagainya, jadi perekonomian masyarakat jauh lebih baik.

Untuk hasil tani masyarakat, sebutnya dimasukan dalam Koperasi Turangga Mandiri, jadi semua hasil pertanian semua diserap dan itu digunakan untuk catering yang ada diperusahaan, masyarakat jadi hidup menjadi peningkatan ekonomi.

“Terakhir kita juga membuat peternakan ayam petelur. Banyak ayam 2.000 ekor dengan menghasilkan 1.700 telur perminggu. Itu dikelola oleh koperasi masyarakat yang ada disana,” jelasnya diakhir pernyampaian. (sb)