Berkah Paskah Penjual Bunga Menghasilkan Jutaan
SB, PALANGKA RAYA - Kamariati (52) ditemani sang cucu yang berusia 13 tahun berjualan bunga didepan gerbang pemakaman yang kebetulan dekat dengan rumahnya, untuk orang-orang yang ingin berkunjung di makam di momentum perayaan paskah mulai dari hari Kamis-Minggu.
Ia mengaku menekuni usaha tersebut sudah lama dan dilakukan setiap tahun tanpa berpindah-pindah tempat.
Diungkapkan bahwa sudah lama menekuni usaha berjualan bunga pada periode Paskah dan tempatnya tidak pernah berubah dari tahun ke tahun.
Menurutnya, selain membeli daun pandan dengan harga Rp 30.000 ribu perkarung, ia juga menanam bunga kenanga, kertas, dan jarum di halaman rumahnya sendiri. Ia kemudian meracik daun pandan dan bunga-bunga tersebut menjadi satu dalam plastik, yang dijual dengan harga Rp 10.000 ribu per bungkus.
Buka dari pukul 7.00-22.00 WIB, ia mengaku para penziarah akan semakin ramai pada waktu magrib dan membeli dagangannya mulai dari bunga asli maupun plastik, lilin serta minyak wangi, apabila semua dagangannya habis ia bisa meraih omset sampai 5.000.000 juta selama periode tersebut.
“Tahun ini agak berkurang semenjak pandemi kemarin, baru sekarang mulai ramai lagi,” ungkapnya, Sabtu (30/03/2024) kemarin.
Meski demikian, Kamariatti juga mengakui bahwa omsetnya mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena dampak pandemi Covid-19.
Namun menurutnya bersyukur bahwa usahanya mulai kembali mendapatkan perhatian dan pelanggan setelah situasi mulai membaik.
“Tahun ini agak berkurang semenjak pandemi kemarin, baru sekarang mulai ramai lagi," terangnya.
Sementara itu, Hamid (38 tahun), yang merupakan pemilik toko Enha Florist, juga turut serta dalam berjualan bunga selama Paskah di depan pintu masuk pemakaman Kristen.
Hamid mengatakan bahwa setiap tahun, mereka membuka lapak di sana selama periode Paskah, sementara pada hari-hari biasa, mereka berjualan di toko mereka di Jalan Tingang.
Di Enha Florist, mereka menawarkan berbagai jenis rangkaian bunga dengan harga mulai dari 50 ribu rupiah untuk rangkaian bunga mawar dan Aster, hingga Rp 350 ribu hingga Rp 700 ribu untuk rangkaian bunga cassablanca yang lebih mewah. Selama periode Paskah, pendapatan toko mereka bisa mencapai 4 hingga 6 juta rupiah per hari, dan mereka buka selama 24 jam.
“Omsetnya Rp 4.000.000 juta sama Rp 6.000.000 juta hari Kamis dan Jumat kemarin," tuturnya.
Dengan berbagai penawaran yang mereka berikan, baik Ibu Kamariatti maupun Hamid berharap dapat memberikan sentuhan keindahan dan kemudahan bagi para pengunjung yang ingin menyampaikan penghormatan mereka kepada orang-orang terkasih di makam selama momen sakral perayaan Paskah. (ym/sb)