Perketat Pengawasan Pelabuhan Saat Mudik
SB, SAMPIT - Ketua Komisi 1V DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Kurniawan, meminta pengawasan aktivitas di sektor kepelabuhanan ditingkatkan dengan harapan bisa berdampak pada meningkatnya pendapatan daerah dan nasional.
"Kami imbau kepada Dishub dan KSOP untuk dapat selalu monitor pemanfaatan perairan di Kotim," kata Kurniawan, Jumat (5/4/2024).
Ia menilai potensi sektor kepelabuhanan di Kotim masih cukup besar. Potensi ini perlu dioptimalkan agar bisa berdampak besar terhadap perekonomian daerah.
Seperti, aktivitas angkutan hasil tambang batubara dan zircon, hasil perkebunan kelapa sawit, serta barang dan penumpang, setiap hari sangat tinggi. Ini menjadi potensi yang harus lebih dioptimalkan.
Pengawasan yang ketat diperlukan dari Dishub dan KSOP Sampit untuk mencegah kebocoran-kebocoran potensi pendapatan di sektor ini. Pengawasan juga perlu dilakukan secara rutin terhadap aktivitas di Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) dan Terminal Khusus (Tersus) yang dikelola swasta.
"Hal ini tentu sangat krusial karena berpengaruh terhadap PNBP. Selain itu juga KSOP sebagai pembina TUKS dan Tersus yang ada di Kotim harus lebih aktif untuk monitoring di lapangan," ujar Kurniawan.
Pihaknya di Komisi IV DPRD Kotim akan siap bersinergi di lapangan agar kegiatan bongkar muat bisa berjalan dengan baik dan tidak menyalahi peraturan yang berlaku. (f1/sb)