Program Pengembangan Kakao Harus Libatkan Masyarakat
SB, PALANGKA RAYA - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Achmad Rasyid mengapresiasi pengembangan perkebunan kakao oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng.
Akan tetapi, ia tetap mengingatkan akan pentingnya keterlibatan masyarakat dan petani untuk mencegah usaha ilegal, seperti penambangan emas.
Sebab menurutnya, perkebunan memiliki sifat yang berkelanjutan dan tidak bertentangan dengan hukum.
"Kalau masyarakat terus berusaha menambang emas yang tidak berizin, itu hanya akan merugikan wilayah. Namun, jika kita kembangkan bisnis perkebunan, seperti perkebunan kakao, pastinya akan berkelanjutan," ucapnya, Rabu (17/4/2024).
Rasyid mengajak masyarakat untuk bergabung dalam program pembangunan perkebunan, Rasyid mengusulkan beberapa program seperti pembagian bibit kakao unggul, bimbingan teknis dan pelatihan.
Potensi perkebunan di Kalteng menurutnya sangat menjanjikan dan perlu dikembangkan dengan maksimal melibatkan masyarakat. Dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi diharapkan mampu mendorong kehidupan para petani di daerah.
"Dengan adanya program-program tersebut, kami yakin kehidupan petani di Kalteng bisa lebih baik. Kami mendukung upaya Pemerintah dalam pengembangan ini," ungkapnya.
Ia berharap bahwa melalui pengembangan perkebunan kakao di Kalteng dapat menjadi daerah yang mandiri dalam bidang pertanian serta dapat menciptakan lapangan kerja baru.
“Kami berharap bahwa dengan adanya pengembangan bisnis perkebunan, masyarakat lebih memilih membudidayakan kakao dan meninggalkan usaha tambang ilegal yang tidak bertanggung jawab. Diharapkan daerah ini dapat melindungi petani dan menjadikan industri perkebunan kakao sebagai primadona wilayah," tutupnya. (sb)