Kotim Darurat Banjir, Dewan Menilai Perlu Adanya Persiapan Preventif
SB, SAMPIT - Ketua Komisi IV DPRD Kotim, Muhammad Kurniawan menilai perlu adanya persiapan yang bersifat preventif atau pencegahan untuk meminimalisir banjir disaat hujan berintesitas tinggi seperti saat ini.
"Kota Sampit bisa dinilai tahun ini paling parah terdampak banjir dibanding tahun sebelumnya. Kami minta Pemkab Kotim melalui pihak terkait untuk melakukan kegiatan konkret," kata Kurniawan, Jumat (3/5/2024).
Ia menyebutkan,Kotim sudah darurat banjir sehingga perlu upaya dari pemerintah untuk mencegah dan penganggulanngannya. Ia meminta Pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk lebih aktif melakukan pemantauan dilapangan serta memberikan data yang valid kepada dinas terkait.
Ia mengakui sebelumnya pihaknya juga sudah mengingatkan kepada pemerintah setempat untuk lebih cepat dalam merevetalisasi aliran sungai besar dalam kota Sampit.
"Saat musim kemarau kemarin kita sudah ingatkan ke dinas terkait untuk disiapkan normalisasi untuk mempercepat pekerjaan. Kalau telat sedikit efeknya seperti kita rasakan saat ini. Dikepung banjir dalam kota dari hilir hingga hulu," terangnya.
Sementara itu pantaun di lapangan banjir masih cukup dalam merendam di kawasan dalam kota seperti di Kelurahan Sawahan, Kihajar Dewantara dan bebrapa titik lainnya di Kecamatan Baamang dan MB Ketapang. (f1/sb)