22 Sekolah di Kotim Belum Tetapkan Merdeka Belajar
SB, SAMPIT - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Irfansyah mengatakan, masih ada 22 sekolah di Kotim yang belum mendaftar kurikulum Merdeka Belajar pada tahun 2024 ini.
"Masih ada 22 sekolah yang belum daftar, kita harapkan sekolah ini segera mendaftar, mengingat pendaftaran ditutup hari ini 7 Mei 2024 pukul 23:59 WIB," kata Irfansyah, Selasa (7/5/2024).
Ia menjelaskan, Kurikulum Merdeka resmi diberlakukan di sekolah se-Indonesia jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Sekolah yang belum menerapkan Kurikulum Merdeka sudah dibuka pendaftaran pada 27 Maret 2024 lalu sampai 7 Mei 2024 di platform Merdeka Mengajar atau link guru.kemdikbud.go.id.
"Untuk sekolah dibawa naungan Disdik Kotim sekitar 826 sekolah. Sekolah yang sudah daftar kurikulum ini 804 sekolah sedangkan sisanya ada 22 sekolah yang belum daftar," ucapnya.
Ia juga belum bisa memastikan kendala yang terjadi pada 22 satuan pendidikan tersebut . Pasalnya sekolah dapat memilih tahun mulai implementasi Kurikulum Merdeka sesuai kesiapan. Terutama sekolah yang dibawa naungan yayasan atau swasta.
Disebutkannya, sekolah di Kotim dibawah naungan Disdik Kotim yang belum mendaftar yakni SD Negeri 1 Mulya Agung, SD Negeri 2 Bapinang Hilir Laut, SD Negeri 3 Tumbang Kalang, SD Negeri 1 Tumbang Ramei, SD Negeri 1 Buntut Nusa, SD Negeri 1 Tumbang Hejan dan SD Negeri Tumbang Kaminting.
SD Negeri 1 Rantau Suang, SD Swasta Setia Tumbang Sanak, SD Negeri 3 Tanah Putih, SD Kristen Sampit, SD Swasta Global Nusantara Nasional, SDS Kridatama Lancar, SD Negeri 1 Tumbang Kalang, SD Negeri 1 Tribuana, SD Negeri 1 Bukit Harapan, SD Negeri 1 Luwuk Kuwan, SD Negeri 1 Rantau Sawang, SD Negeri 1 Tumbang Sepayang, SD Kayu Meranti Mustika, SD Negeri 1 Bhakti Karya dan SD Negeri 8 Bapinang Hilir Laut. (f1/sb)