Antisipasi Genangan, Dinas SDABMBKPRKP Kotim Normalisasi Tiga Titik Gorong-Gorong
SB SAMPIT - Mengantisipasi terjadinya genangan ketika hujan tiba, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kotim sedang melakukan normalisasi, baik gorong-gorong maupun parit di beberapa titik dalam kota Sampit.
Kepala Dinas DSDABMBKPRKP Mentana Dinar mengatakan program normalisasi itu merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan terutama kawasan-kawasan yang kerap mengalami kebanjiran ketika curah hujan tinggi.
"Itu jadi program rutin prioritas kami sepanjang tahun untuk membersihkan drainase. Jadi bukan proyek anggaran 2024," kata Mentana saat dikonfirmasi pada, Sabtu (1/6/2024).
Untuk dalam kota, ada beberapa titik yang akan menjadi fokus penanganan yang dibagi dalam 3 tim. Pasalnya Sampit sebagai ibu kota, tentu harus jadi prioritas, karena sebagai wajah Kabupaten Kotim.
Beberapa titik yang akan ditangani, diantaranya Jalan Water Condrat, Jalan Kopi Selatan dan Jalan Tjilik Riwut. Sebab saat ini, untuk draianse yang ada di sana belum begitu maksimal dalam mengalirkan air hujan ketika turun.
"Untuk group 1 menggali di Jalan Water Condrat, group 2 di Tjilik Riwut dan grup 3 di Kopi Selatan. Ini yang kami kerjakan saat ini agar saluran pembuangan air bisa mengalir lancar dan sehingga genangan bisa diminimalisir,” paparnya.
Sedangkan rencana program normalisasi di luar kota Sampit, ia menyebut akan dilakukan pemerintah wilayah masing masing setenpat. Namun apa bila ada kendala maka akan dilakukan peninjauan untuk memastikan metode seperti apa yang tepat untuk dilakukan. (f1/SB)