Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Keadaan Geografis di Kotim Mempengaruhi Penerapan Program Merdeka Belajar

Redaksi 03-06-2024, 06:56 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, Muhammad Irfansyah ketika diwawancara oleh wartawan ini, beberapa waktu lalu. (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, Muhammad Irfansyah ketika diwawancara oleh wartawan ini, beberapa waktu lalu. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim mengakui, kendala geografis yang beragam di Kotim mempengaruhi penerapan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Wilayah setempat.

"Kendala geografis khusus wilayah yang memiliki akses terbatas listrik dan internet. Namun dengan keterbatasan ini inovasi lokal menjadi kunci dalam mencari solusi efektif," kata Irfansyah, Senin (3/6/2024).

Ia mengatakan salah satu upaya yang dilakukan pihaknya adalah program pendampingan satuan pendidikan, khususnya bagi mereka yang melaksanakan IKM secara mandiri.

Program ini melibatkan berbagai pihak termasuk pejabat struktural dibidangnya, narasumber IKM dari PSP guru penggerak dan tenaga pendidik potensial lainnya. Dengan berfokus pada penguasaan Platform Merdeka Mengajar (PPM).

"Selain itu kami juga kami telah lakukan koordinasi lintas sektor yang menghasilkan peningkatan infrastruktur listrik dan internet di wilayah terpencil," terangnya.

Lanjutnya, secara keseluruhan langkah-langkah yang telah diambil pihaknya dalam mendukung merdeka belajar telah menunjukkan efektivitasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard