DPRD Kotim Minta Semua Pihak Bantu Penegak Hukum Cegah Peredaran Narkoba
SB, SAMPIT - Berdasarkan data tangkapan Polda Kalteng dan BNNP Kalteng, Kabupaten Kotim masuk terbesar dalam peredaran narkotika. Sehingga ini menjadi PR, tidak hanya instansi terkait tetapi semua pihak dalam mencegah dan memberantas.
Karena narkotika sangat merusak, selain diri sendiri juga bangsa ini. Penggunaannya bervariasi, mulai dari swasta, ASN hingga pelajar dan tidak sedikit juga dari ibu rumah tangga.
Hal ini pun mendapat tanggapan serius dari Wakil Ketua I DPRD Kotim, Rudianur. Dia pun menyampaikan, perang terhadap peredaran narkoba ini tidak hanya tugas dari aparat kepolisian dan BNN saja, tetapi semua pihak.
"Kami sangat miris melihat generasi muda yang sudah mengenal narkoba. Padahal mereka adalah harapan bangsa untuk membangun Kotim kedepan," sebut Rudianur, Rabu (2/11/2022).
Rudianur menambahkan, oknum pelaku pengedar narkoba ini mencari korbannya tidak mengenal usai, baik kaki atau perempuan, muda atau tua serta status pekerjaan. Nah, untuk itu, dirinya mengajak semua pihak bisa saling bahu membahu untuk memberantas peredaran narkoba ini.
"Kenapa Kotim masih peredaran terbesar, karena pintu masuknya sangat banyak seperti udara, darat dan laut. Ini perlu pengawasan lebih ketat lagi agar barang haram itu sulit masuk ke Kabupaten Kotim," cetusnya.
"Siapa pun yang terlebih narkoba, tindak tegas jangan sampai ada kata terkecuali. Kita ingin Kotim ini bersih dari namanya narkoba," timpal Politisi Partai Golkar ini. (ok)