seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Lomba Mewarnai Luha, Kenalkan Budaya Lokal

by Redaksi - Tanggal 10-08-2024,   jam 03:16:45
Anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai Luha di Alun-alun Lamandau Tersenyum, Jumat, (9/8/2024). FOTO: BAYU Anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai Luha di Alun-alun Lamandau Tersenyum, Jumat, (9/8/2024). FOTO: BAYU

SB, NANGA BULIK - Dalam rangka memeriahkan Festival Babukung 2024 berrbagai kegiatan dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Lamandau, salah satunya melaksanakan program lomba mewarnai Luha di Alun-alun Lamandau Tersenyum, pada Jumat (9/8/2024).

"Peserta berjumlah 53 anak usia 4-6 Tahun se Kota Nanga Bulik," kata Kepala Dinas Pariwisata Lamandau Hendroplin.

Acara ini dilaksanakan sekaligus untuk memperingati HUT Lamandau yang ke 22, dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan budaya lokal sembari Memupuk Kreativitas kepada anak dengan cara yang unik dan tidak membosankan. 

"Agar anak-anak semakin kreatif dalam mengembangkan bakatnya sejak usia dini mulai mempunyai kreativitas, sembari mengenalkan Budaya Lokal Kabupaten Lamandau," lanjut Muhtarudin juri 3 dari Dinas Pendidikan Lamandau.

Lanjutnya program ini mendapatkan antusias tinggi dari anak-anak, karena kegiatan mewarnai merupakan salah satu kegiatan favorit anak usia 4-6 Tahun. Sehingga berdasarkan kriteria yang ditetapkan panitia dalam perlombaan yang digelar Kriteria penilaian untuk mewarnai, yaitu Kebersihan, keserasian/penempatan warna dan kerapian dari 53 peserta akan diambil kriteria terbaik 1 sampai terbaik 6.

"Gambar yang diwarnai merupakan gambar Luha Topeng yang digunakan saat menari memiliki ciri khas tersendiri yaitu berwujud hewan tertentu. Topeng tersebut juga sering disebut Luha dan penarinya disebut Bukung," tandasnya. (by/sb)