KPID Kalteng Gelar FGD, Menuju Penyiaran Sehat dan Berimbang Pilkada 2024
SB, PALANGKA RAYA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Forum Group Discussion (FGD), bertempat Hotel Dandang Tingang, Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya pada Rabu (14/08/2024).
Tema yang diambil adalah “Penyiaran yang Sehat Menuju Kalteng Semakin Berkah" tersebut dihadiri oleh Ketua KPI Pusat, Ubaidillah Sadewa, Gubernur Kalimantan Tengah yang di wakilkan staf Ahlinya, Pengurus KPID Provinsi Kalimantan Selatan dan Juga Kalimantan Timur serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.
Kegiatan sebagai langkah menyambut pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang mana untuk mewujudkan penyiaran yang sehat dan berimbang.
Ketua KPI Pusat, Ubaidillah Sadewa menyambut baik kegiatan Forum Group Discussion. Karena menurutnya itu sebagai langkah awal mewujudkan Siaran Sehat untuk Pilkada 2024 yang adil dan berimbang.
"Insya Allah, ini adalah langkah awal KPI dalam mendukung Pilkada. Dan FGD ini kita berharap semua unsur lembaga Penyiaran bisa mematuhi dan mempelajari Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS)," ujar Ubaidillah Sadewa.
Dilokasi yang sama, Ketua KPID Kalteng, Ilham Busra HB mengungkapkan bahwa kegiatan FGD ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan KPID Kalimantan Tengah dalam mempersiapkan masa kampanye, yang merupakan bagian dari tahapan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung pada November 2024 Mendatang.
"Ini adalah salah satu fokus utama KPID adalah melakukan pengawasan konten siaran pada tahapan Pilkada tahun 2024 mendatang, termasuk iklan kampanye, dengan harapan dapat memberikan dampak positif pada proses kampanye," jelasnya.
Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi dan diskusi aktif dari lembaga penyiaran untuk menyampaikan pendapat terkait pengawasan konten siaran ini.
"Harapannya, melalui FGD ini kedepannya, lembaga penyiaran mampu menyajikan tayangan yang berkualitas, terutama dalam rangka Pilkada mendatang, dengan tujuan agar masyarakat dapat lebih partisipatif dalam proses demokrasi," harapnya. (sb)