Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau foto bersama usai pembukaan Lomba Pemilihan Duta Baca Daerah di aula kantor setempat, Rabu (16/11/2022). FOTO : ISTIMEWA
SB, PULANG PISAU - Salah satu upaya peningkatkan pembudayaan kegemaran membaca dan menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya pelajar. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau menggelar Lomba Pemilihan Duta Baca Daerah tingkat SLTA se Kabupaten Pulang Pisau.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula kantor pelajar, Rabu (16/11/2022) iti dibuka secara langsung oleh Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau Uhing SE dengan dihadiri pejabat dilingkungan Dinas setempat dan para 14 siswa siswi peserta lomba.
Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsiapan Kabupaten Pulang Pisau Uhing SE mengatakan bahwa berdasarkan Undang-undang No. 7 tahun 2007 tentang tentang Perpustakaan Bab XIII Pasal 48 ayat 1 mengamanatkan bahwa pembudayaan kegamaran membaca dilakukan melalui tuga jalur. Yakni, melalui keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat.
Uhing mengatakan bahwa dalam rangka meningkatkan motivasi dan minat baca dikalangan siswa sekolah menengah atas/sederajat se Kabupaten Pulang Pisau, salah satu program yang tepat adalah menyelenggarakan lomba Duta Baca bagi siswa SMA, SMK dan MA tingkat Kabupaten Pulang Pisau.
Hal ini , kata Uhing, dikarenakan membaca merupakan unsur penting dalam pendidikan. Baik bersifat formal maupun nonformal yang harus tetap dijaga dan ditingkatkan esensinya melalui berbagai upaya pendidikan dan pengembangan kegemaran membaca.
Lanjutnya, pembudayaan kegemaran membaca lebih mudah ditanamkan kepada anak sedini mungkin dan berlanjut secara terus menerus.
"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk mewujudkan anak yang mempunyai kegemaran membaca dapat ditumbuhkan disekolah dengan mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya perpustakaan yang ada di daerah maupun yang ada di sekolah masing-masing," kata Uhing.
Agar dapat dicapai hasil yang optimal dan dalam upaya kegemaran membaca dikalangan generasi muda kata Uhing, harus dipupuk dan diingatkan secara serentak dan terpadu dengan melibatkan peran serta komponen bangsa, baik tingkat pusat dan daerah.
Dalam kegemaran membaca kata ditingkat sekolah SMA, SMK dan MA serta melestarikan budaya daerah (lokal) serta bersatu dalam aneka ragam, kebudayaan bersatu dalam perbedaan yang saling menghormati guna memperkokoh persatuan bangsa. (dm)