Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Poktan Lempuyang Kesulitan Mendapatkan Pupuk, Dewan Minta Pemda Berikan Solusi

Redaksi 19-11-2022, 12:39 WIB 1 menit baca
PENYAMPAIAN : Anggota DPRD Kotim, Hj Rusmayati saat membacakan permintaan masyarakat Lempuyang rapat penyampaian hasil reses. FOTO : SEPUTAR BORNEO
PENYAMPAIAN : Anggota DPRD Kotim, Hj Rusmayati saat membacakan permintaan masyarakat Lempuyang rapat penyampaian hasil reses. FOTO : SEPUTAR BORNEO

SB, SAMPIT - Kelompok tani di Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) keluarkan untuk mendapatkan pupuk. Kalau pun ada harganya sangat melambung tinggi.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Fraksi Gerindra, Hj Rusmayati meminta pemerintah daerah memberikan solusi bagaimana masyarakat atau kelompok tani bisa mendapat pupuk dengan mudah dan harga terjangkau.

"Bagaimana mereka mau bercocok tanam, mendapat pupuk saja mereka kesulitan. Nah ini menjadi perhatian kita bersama, bagaimana mereka bisa dengan mudah mendapatkan pupuk dan harganya juga miring," sebut Anggota DPRD Kotim dari Dapil III ini.

Ia menjelaskan, dari Desa Lempuyang tersebut ada 73 kelompok tani dan masing-masing kelompok berkah 50 orang.

"Kasihan mereka apabila pemerintah tidak merespon cepat permintaan masyarakat disana, bisa-bisa mereka gagal tanam. Padahal ini menopang permintaan kita dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri," tegasnya.

Selain masalah pupuk, mereka juga meminta perubahan pengelolaan excavator ke kecamatan agar mudah dilakukan pinjam pakai.

"Hal yang sangat mudah, tetapi masyarakat masih saja kesulitan dalam penggunaan excavator. Saya harap pemerintah memperhatikan ini, agar pertanian di Lempuyang berkembang," tuturnya. (ok)

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard