Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Pastikan Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel

Redaksi 11-09-2024, 09:47 WIB 1 menit baca
Pj Wali Kota Palangka Raya menghadiri rapat bersama Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Tengah. (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)
Pj Wali Kota Palangka Raya menghadiri rapat bersama Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Tengah. (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)

SB, PALANGKA RAYA - Penjabat Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menghadiri rapat bersama Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Tengah. Rapat tersebut berlangsung di Aula Inspektorat Kota Palangka Raya, Rabu (11/9/2024).

Usai rapat itu Pj wali kota mengatakan, agenda dalam rapat tersebut yakni membahas berbagai langkah dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

"Tentu dalam hal ini komitmen seluruh perangkat daerah dalam upaya pencegahan korupsi, menjadi sangat penting," ungkap Hera.

Menurutnya, integritas harus selalu dijaga guna memastikan pengelolaan keuangan dan pelayanan publik yang transparan serta akuntabel.

"Perlu diperhatikan pula bahwa pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab inspektorat, tetapi juga seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di Kota Palangka Raya," tukasnya.

Disinggung terkait dengan Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pj wali kota berharap capaian MCP dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.

MCP merupakan salah satu instrumen penting untuk mengukur kinerja pemerintah daerah dalam pencegahan korupsi. "Saya menginginkan agar semua OPD berkontribusi aktif dalam memenuhi target MCP sebagai bukti dari komitmen antikorupsi," jelasnya.

Selebihnya Hera meminta kepada OPD terkait untuk segera melengkapi data pendukung yang diperlukan dalam rangka evaluasi MCP.

Ia menekankan bahwa penyampaian data dukung ini penting agar target capaian MCP pada tahun 2024 dapat tercapai dan bahkan ditingkatkan dari tahun sebelumnya. Dengan demikian, upaya pencegahan korupsi di Kota Palangka Raya akan semakin kuat dan efektif. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard