Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Rakor Kelitbangan, Awal Baru Inovasi Pembangunan

Redaksi 29-11-2024, 09:33 WIB 1 menit baca
Penjabat (Pj) Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak membuka Rapat Koordinasi Kelitbangan Kota Palangka Raya Tahun 2024. (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)
Penjabat (Pj) Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak membuka Rapat Koordinasi Kelitbangan Kota Palangka Raya Tahun 2024. (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)

SB, PALANGKA RAYA - Penjabat (Pj) Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak menyatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya akan terus mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Hal itu Arbert sampaikan usai membuka Rapat Koordinasi Kelitbangan Kota Palangka Raya Tahun 2024, Kamis (28/11/2024).

Terkait rapat koordinasi tersebut lanjut Arbert, bahwa kegiatan rakor ini diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Palangka Raya. Tema yang diangkat adalah “Percepatan Penyusunan Dokumen Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah Kota Palangka Raya Tahun 2025-2029.

Hasil rakor ini diharapkan menjadi pijakan dalam pengelolaan sumber daya ekonomi daerah berbasis riset dan inovasi.

“Kita harapkan rakor ini dapat mengubah mindset aparatur Pemerintah Kota Palangka Raya, sehingga ke depan setiap program dan kebijakan yang diambil didasarkan pada kajian akademis dan penelitian yang mendalam. Kami menekankan pentingnya integrasi Iptek dalam setiap proses perencanaan agar kebijakan yang dihasilkan bersifat menyeluruh dan tepat sasaran,” ucapnya.

Disisi lain Arbert mengungkapkan, rakor ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat peran riset dan inovasi daerah. Dengan penyusunan dokumen rencana induk dan peta jalan Iptek, diharapkan mampu menciptakan program pembangunan yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat dan potensi lokal.

“Kajian akademis penelitian ini menjadi landasan penting dalam setiap kegiatan yang diprogramkan. Ini bukan hanya soal penyusunan dokumen, tetapi juga upaya untuk menjadikan Iptek sebagai motor penggerak pembangunan daerah,” pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard