Wiyatno-Dodo Paparkan Program Unggulan
SB, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno., SP.,dan Wakil Bupati Kapuas Dodo., SP. hadiri rapat paripurna di DPRD Kabupaten Kapuas dalam penyampaian visi misi, pada Senin (3/3/2025).
H. Muhammad Wiyatno menyampaikan pidato perdananya setelah resmi dilantik, dalam kesempatan tersebut Wiyatno menyerukan persatuan dan gotong royong sebagai kunci membangun Kapuas yang lebih maju.
"Hari ini, saya dan Wakil Bupati menerima amanah besar untuk memimpin Kabupaten Kapuas. Pilkada telah usai, perbedaan pilihan politik adalah bagian dari demokrasi. Kini saatnya kita bersatu, bahu-membahu membangun daerah ini," ucap Wiyatno.
Bupati Wiyatno menggambarkan Kapuas sebagai sebuah orkestra besar yang harus dimainkan dengan harmoni. "Keberagaman bukanlah pemisah, melainkan kekuatan. Kita bisa menciptakan simfoni yang indah jika semua unsur bekerja sama. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan demi Kapuas yang lebih baik," tegasnya.
Bupati Wiyatno memperkenalkan konsep Kapuas Bersinar (Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius) sebagai arah pembangunan Kabupaten Kapuas hingga 2030.
"Kami tidak hanya ingin membangun Kapuas, tetapi juga memberdayakan masyarakatnya. Kapuas harus menjadi daerah yang maju secara ekonomi, adil dalam pemerintahan, kuat dalam budaya, dan sejahtera dalam kehidupan," jelasnya.
Untuk mencapai tujuan itu, Wiyatno dan Dodo merancang empat pilar utama pembangunan yakni : Pertama transformasi Sosial – Meningkatkan kualitas SDM yang bermartabat, berbudaya, dan religius, kedua transformasi Ekonomi – Membangun ekonomi yang adil, produktif, dan berdaya saing, ketiga transformasi Ekologi – Mengelola sumber daya alam, lingkungan, dan infrastruktur secara berkelanjutan dan keempat adalah, transformasi Tata Kelola – Mewujudkan pemerintahan yang baik, terencana, dan inovatif.
Dari visi tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan 23 program unggulan, di antaranya:
Peningkatan pendidikan dan layanan kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Program bedah rumah bagi warga kurang mampu, Penyediaan air bersih yang merata, Bantuan bibit dan sarana produksi pertanian untuk mendorong ketahanan pangan, Penguatan balai latihan kerja guna mencetak tenaga kerja siap saing, Percepatan pembangunan Kawasan Industri Pelabuhan Batangjung dan food estate, Program bebas stunting, Penambahan alokasi dana desa, serta Pembangunan desa berbasis kewirausahaan, konservasi, dan pariwisata.
Di akhir pidatonya, Bupati Wiyatno kembali menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.
"Kabupaten Kapuas bukan milik satu golongan, bukan milik pemimpin saja, tetapi milik kita semua. Mari kita satukan langkah dan gerak demi Kapuas yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera," tandasnya. (tri)