seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Dua Unit Rumah di Bagendang Hulu Ludes Terbakar

by Redaksi - Tanggal 03-04-2025,   jam 04:21:31
Puing puing bangunan rumah warga yang ludes terbakar di Bagendang Hulu. (FOTO:WARGA) Puing puing bangunan rumah warga yang ludes terbakar di Bagendang Hulu. (FOTO:WARGA)

SB, SAMPIT - Petugas Damkar padamkan dua unit rumah yang hangus terbakar, api diduga berasal dari bagian belakang rumah, Rabu (2/4/2025) siang.

Kebakaran terjadi di Gang Dadakan, Kelurahan Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Akibat peristiwa kebakaran tersebut, si jago merah menghanguskan dua unit rumah yang dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur, Ati Maraahini membenarkan peristiwa tersebut.

“Kebakaran yang terjadi pada Gang Dadakan, menghanguskan dua bangunan semi permanen milik Sahrani dan Hery,” terangnya

Ati menambahkan pihaknya masih belum mengetahui apa yang menjadi penyebab dua unit rumah tersebut terbakar.

Pasalnya, api dengan cepat menghangus arangkan dua unit rumah berbahan kayu tersebut meskipun saat kebakaran turun hujan.

Setelah menerima informasi dan melakukan validasi kejadian kebakaran bangunan, petugas langsung melakukan persiapan untuk menuju ke tempat kejadian peristiwa.

Setibanya unit Damkar pada tempat kejadian peristiwa, dua bangunan rumah semi permanen sudah hangus terbakar.

“Menurut informasi dari pemilik rumah, api berasal dari bagian belakang rumah, lalu menyebar kedepan dan kesamping rumah, hingga menyebabkan rumah disebelahnya ikut terkena kobaran api,” jelas Plt Kadisdamkarmat.

Diketahui, dua bangunan yang hangus terbakar berupa bangunan rumah berbahan kayu dengan luas 15x25 meter.

Setelah api berhasil dipadamkan dan selesai proses pendinginan, petugas pun langsung melakukan pemeriksaan pada objek yang terbakar.

“Bangunan pertama milik Bapak Sahrani dengan penghuni sebanyak 4 orang, sementara bangunan kedua milik Bapak Hery dihuni oleh 6 orang,” terang Ati.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan tak ada korban jiwa dan luka pada persitiwa kebakaran tersebut, serta belum diketahui kerugian materil yang dialami para korban.

“Tak ada kendala saat proses pemdaman pada objek yang terbakar, namun petugas harus berjibaku selama 2,5 jam untuk melakukan pemadaman dan pendinginan,” tutup Ati Maraahini. (f1/sb)