Tampak tumpukan durian asal Kalbar penunuhi di Kota Sampit.
SB, SAMPIT – Musim panen durian di Kalimantan Barat membawa angin segar bagi pecinta durian di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dalam beberapa hari terakhir, lapak-lapak durian yang berjejer di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Sampit, ramai diserbu warga karena harga buah favorit tersebut jauh lebih murah dibandingkan biasanya.
Durian yang dijual para pedagang didatangkan langsung dari Kalimantan Barat yang saat ini sedang mengalami panen raya. Melimpahnya hasil panen membuat pasokan ke Sampit meningkat dan berdampak pada turunnya harga jual di pasaran.
Salah seorang pedagang, Amat, mengatakan dirinya sudah sekitar sepekan berjualan durian di kawasan Jalan Yos Sudarso. Menurutnya, stok durian dari Kalbar terus berdatangan karena produksi di daerah asal sedang melimpah.
“Pasokannya banyak karena di Kalimantan Barat lagi panen besar. Jadi harga bisa lebih murah,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Beragam ukuran durian ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau. Pembeli bisa mendapatkan durian mulai Rp10 ribu per buah, sementara ukuran yang lebih besar dijual hingga Rp70 ribu per buah.
Ramainya pengunjung membuat penjualan durian meningkat signifikan. Banyak warga datang khusus untuk berburu durian karena kesempatan menikmati buah segar dengan harga ekonomis tidak datang setiap saat.
Salah seorang pembeli, Abdi, mengaku hampir setiap hari membeli durian selama musim panen berlangsung. Ia menilai harga yang murah tidak mengurangi kualitas dan cita rasa buah yang dijual.
“Murah, rasanya enak, dan kualitasnya juga bagus. Makanya saya sering beli,” katanya.
Kehadiran lapak durian musiman tersebut tidak hanya memanjakan pecinta durian, tetapi juga memberikan keuntungan bagi para pedagang. Melimpahnya pasokan dari Kalimantan Barat turut menggerakkan aktivitas perdagangan buah di Sampit dan menciptakan suasana pasar yang lebih ramai dari biasanya. (f1/sb)