seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ruang Iklan Tersedia

Tak Kuat Diteror Pinjol, Pemuda di Lamandau Akhiri Hidup Gantung Diri

by Redaksi - Tanggal 08-04-2025,   jam 12:21:09
Korban yang ditemukan tewas gantung diri di kontrakannya. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Korban yang ditemukan tewas gantung diri di kontrakannya. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, NANGA BULIK - Terus-terus diteror pinjaman online atau pinjol, seorang pemuda berinisial AJP warga Desa Bukit Jaya, Kabupaten Lamandau nekat mengakhiri hidupnya pada Senin (7/4/2025) malam.

Pemuda 26 tahun tersebut ditemukan tewas gantung di kontrakannya sekitar pukul 20.15 WIB.

"Diduga korban tidak tahan dengan teror dari penagih utang pinjaman online, sehingga korban memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," ungkap KBO Satreskrim Polres Lamandau, Ipda Yoga Gunarso, Selasa (8/4/2025).

Dirinya menambahkan, bukti-bukti yang ditemukan, termasuk pesan ancaman di aplikasi WhatsApp korban, memperkuat dugaan tersebut. Ancaman tersebut memberikan tenggang waktu hingga malam hari untuk melunasi hutang. Selain itu, ditemukan pula surat wasiat yang ditulis oleh korban.

Di surat wasiat berisi kalau dia menyampaikan sudah tidak sanggup menanggung beban tersebut karena terus diperas.

Ipda Yoga menegaskan, kepolisian akan mengusut tuntas siapa yang memeras korban sehingga korban mengakhiri hidupnya.

"Untuk kematian korban murni gantung diri, karena tidak ditemukan kekerasan ditubuhnya. Untuk kasus ini masih dalam penyelidikan, siapa yang memeras korban sehingga nekat mengakhiri hidupnya," tukasnya. (b1/sb)