Personel Satlantas Polres Kotim melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (FOTO:POLISI)
SB, SAMPIT - Kecelakaan lalulintas adu banteng antara minibus dan truk terjadi di Jalan Bandar Agung, Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dua orang meninggal dunia dalam insiden tersebut, Minggu (13/4/2025).
Kasatlantas Polres Kotim, AKP Hariyanto membeberkan kronologis kejadian yang menewaskan dua nyawa dalam insiden kecelakaan adu banteng Dump Truk dan minibus merk Baleno warna orange.
"Kejadiannya tadi pagi sekitar jam 9.00 Wib. Tabrakan antara Truk dan Mobil," kata Hariyanto.
Hariyanto mengatakan kalau Truk yang dikemudikan oleh BS (44) awalnya berjalan dengan lancar dari arah Pelantaran menuju Parenggean.
Hingga setiba di lokasi kejadian tepat didepan truk tersebut ada pengendara roda dua melakukan pengereman mendadak.
"Sopir terkejut dan membanting setir kearah kanan atau jalur berlawanan dari arah Parenggean menuju Pelantaran untuk menghindari pengendara motor tersebut," katanya.
Sementara di waktu yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Baleno yang dikemudikan oleh LL (36) dengan membawa penumpang MA (42) yang duduk didepan serta 5 penumpang lainnya yang duduk di kursi bagian belakang pengemudi.
"Karena jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat dan juga keduanya melaju dengan kecepatan tinggi, tabrakan tidak dapat dihindarkan," ujarnya.
Mobil minibus terpental keluar jalur sebelah kanan jalan dan pengemudi LL dan MA meninggal dunia di tempat.
Sementara penumpang minibus serta sopir truk mengalami luka-luka akibat insiden tersebut dan harus di larikan ke puskesmas Pratama Parenggean untuk mendapatkan pertolongan pertama dan kemudian di rujuk ke rumah sakit Dr Murjani Sampit. (f1/sb)