seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Palangka Raya

by Redaksi - Tanggal 17-04-2025,   jam 06:31:57
Tim Inafis Polresta Palangka Raya saat melakukan olah TKP. Sedang mayat korban ditemukan tanpa busana. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Tim Inafis Polresta Palangka Raya saat melakukan olah TKP. Sedang mayat korban ditemukan tanpa busana. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Warga Jalan S Parman Gang Simponi, Palangka Raya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa busana di salah satu barak milik warga pada Kamis (17/4/2025) sore.

Korban diketahui bernama Julkifli (41), seorang tukang parkir yang sehari-hari beraktivitas di kawasan depan Kantor PUPR Provinsi Kalimantan Tengah. Ia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tanpa busana di tempat tinggalnya yang sederhana.

Ketua RT 02 RW 17, Hariyanto, mengatakan bahwa korban sudah cukup lama tinggal di lingkungan tersebut meski secara administratif masih tercatat di RT 01 RW 17.

“Dia memang tinggal di wilayah kami, hanya saja identitas KTP-nya masih di RT 01. Selama ini sering pindah-pindah barak, tapi sudah lama menetap di sini,” ujar Hariyanto saat ditemui di lokasi.

Hariyanto menyebut, Julkifli diketahui mengidap sejumlah penyakit kronis, salah satunya diabetes. Bahkan, kaki korban sempat terluka cukup parah hingga disarankan amputasi oleh pihak medis. Selain itu, ia juga mengalami pembengkakan pada perut yang diduga akibat komplikasi penyakit liver.

“Beliau itu memang ada penyakit bawaan gula, karena kakinya sempat luka hingga kemarin mau diamputasi tapi beliau tidak mau. Dan yang kedua penyakit liver, perutnya yang besar itu,” sebut Hariyanto.

Sebelum meninggal, Julkifli sempat meminta bantuan Ketua RT untuk pembuatan BPJS Kesehatan.

“Beliau datang ke saya, minta tolong dibikinkan BPJS. Alhamdulillah, kemarin saya lapor ke Pak Lurah, langsung dibantu proses BPJS gratis. Tapi yang bersangkutan tidak mau berobat karena memang tidak punya keluarga yang mendampingi,” ucap Hariyanto.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara untuk kepentingan visum dan pemeriksaan lebih lanjut. (sb)