Satpol PP dan Disdamkar Kotim mengamankan seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa. (FOTO:WARGA)
SB, SAMPIT - Seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) diamankan tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) bersama Satpol PP Kotawaringin Timur.
ODGJ tersebut diamankan di Jalan H Imran, Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang, Rabu sore (23/4) karena dinilai meresahkan warga.
"Kami mendapat laporan dari warga yang resah dengan keberadaan ODGJ di jalan H Imran," kata Kasi Humas Disdamkarmat, Heri Wahyudi, Kamis (24/4/2025).
Adapun keterangan warga ODGJ tersebut tak jarang BAB dan BAK sembarangan dan bisa berjalan tanpa mengenakan pakaian sehingga membuat warga sekitar resah.
Dia menerangkan, pihaknya menerima laporan ODGJ ini, sekitar pukul 15.00 WIB, dari Siti Rohma, Setibanya di lokasi kejadian, petugas gabungan kemudian menanyakan keberadaan ODGJ tersebut dengan salah satu warga.
Ternyata ODGJ tersebut sudah pergi. Petugas Damkar dan Satpol-Pp bergegas mencari ODGJ di sepanjang jalan H. Imran. Setelah beberapa saat melakukan pencarian akhirnya ODGJ tersebut ditemukan di simpang jembatan kuning di jalan H.Imram, Kopi Selatan.
"Karena ODGJ ini meresahkan warga makanya harus diamankan. Sebisa mungkin kami jangan sampai membuat dia (ODGJ) marah, karena bisa saja dia mengamuk," terang Heri.
Setelah berhasil mengamankan ODGJ, kemudian pihaknya membawa ke rumah sakit setempat untuk mendapat rehabilitasi agar tidak meresahkan warga.
"Setibanya di RSUD dr. Murjani, ODGJ diserahkan kepada pihak rumah sakit dan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut," imbuh Heri.
Dia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi apabila ada warga yang meresahkan bisa melaporkan kepihaknya, dan kepada warga yang memiliki keluarga dengan gangguan jiwa, agar tidak membiarkan untuk berkeliaran di luar rumah.
"Tentu yang pertama agar ODGJ tidak menjadi korban dari warga yang resah dan emosi akibat tingkahnya yang tidak bisa kita prediksi. Kemudian juga agar kita bisa mewujudkan lingkungan permukiman yang aman dan nyaman," demikian Heri. (f1/sb)