Lewati ke konten utama
Provinsi

Pengamat Hukum Minta Lakukan Audit Pasar Mangkikit

Redaksi 25-04-2025, 10:43 WIB 1 menit baca
Tampak kondisi Pasar Mangkikit yang terbangkalai. (FOTO:WARGA)
Tampak kondisi Pasar Mangkikit yang terbangkalai. (FOTO:WARGA)

SB, SAMPIT - Mangkraknya Pasar Mangkikit di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim selama sepuluh tahun sejak dibangun 2015 silam, pembangunan gedung pasar tersebut harus dilakukan audit secara keseluruhan.

Nurahman Rahmadani, seorang pengamat hukum menegaskan kalau bangunan yang telah mangkrak selama bertahun-tahun perlu dilakukan audit.

"Mangkaraknya sudah bertahun-tahun, jadi saran saya yang pertama itu dilakukan audit terlebih dahulu secara internal melalui inspektorat," kata Nurahman, Jumat (25/4/2025)

lanjutnya, melihat hasil audit yang mana pada proses audit ditemukan adanya tindak pidana maka Aparat Penegak Hukum (APH) baik itu kepolisian maupun jaksa harus bertindak.

"Dari hasil audit itu kalau memang ada tindak pidana maka aparat penegak hukum harus mengambil tindakan sesuai dengan hasil yang di ditemukan oleh inspektorat," katanya.

Sementara itu, berkaitan dengan uang pedagang serta pengurus pasar yang telah masuk untuk biaya boking tempat di pasar Mangkikit. Mereka bisa meminta dana yang sudah masuk itu untuk dikembalikan apabila pasar itu memang tidak dapat terealisasikan.

"Masyarakat khusunya pedagang bisa meminta dana yang sudah masuk itu dikembalikan kalau memang pasar itu tidak dapat terealisasikan," ungkapnya.

Nurahman menegaskan kembali agar proses pembangunan pasar tersebut dilakukan audit sejak awal berdiri hingga sekarang.

Yang mana dengan dilakukan audit maka akan terjawab dengan jelas apakah dalam proses pembangunan gedung pasar Mangkikit ada terjadi tindak pidana di dalamnya.

Diketahui pula pada 2023 Bupati Kotim Halikinor pihaknya akan melakukan audit terhadap pembangunan pasar tersebut dan akan dilanjutkan hingga selesai. Namun, hingga saat ini hasil dari audit terhadap pembangunan masih belum juga diketahui. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard